Pelaksanaan Hukuman Mati Akan Diumumkan 3 Hari Sebelum Eksekusi

Pemerintah akan kembali melakukan eksekusi mati kasus narkoba dalam waktu dekat ini. Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, waktu pelaksanaan hukuman mati akan diumumkan 3 hari sebelum hari 'H'.
Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan berbicara soal eksekusi hukuman mati
Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan berbicara soal eksekusi hukuman mati. (Detikcom)
Luhut mengatakan, dirinya belum tahu kapan waktu pelaksanaan eksekusi mati tersebut. Namun dia berjanji akan mengumumkannya.

"Saya bilang 3 hari sebelum eksekusi (dikabarkan). Saya enggak tahu kapan waktunya, masa saya harus cerita kamu, berarti saya beritahu 3 hari sebelumnya dong," kata Luhut saat Coffee Morning bersama wartawan di Kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2016).

Pemberitahuan itu, kata Luhut, akan diberi tahu langsung kepada pihak keluarga terpidana. Karena menurutnya pihak keluarga perlu tahu terkait pelaksanaan hukuman tersebut.



"Jadi nanti 3 hari sebelum eksekusi nanti diberitahu keluarganya, karena kalau enggak nanti jadi sinetron," katanya.

"Semua terpidana yang akan dihukum mati harus selesai masalah hukumnya, harus inkrah," tambah Luhut.

Luhut juga meminta Jaksa Agung M Prasetyo untuk umumkan nama-nama terpidana mati diumumkan 3 hari sebelum eksekusi. Hal ini untuk memastikan jadwal pasti eksekusi mati.

"Saya sudah berkali-kali membicarakan dan saya sudah minta kepada Pak Prasetyo Jaksa Agung sesuai dengan peraturan perundang-undangan, tiga hari sebelum dieksekusi itu aja diumumkan," katanya.

"Jadi tidak ada lagi sandiwara atau sinetron soal begituan," sambungnya.

Meski belum ada waktu pasti soal eksekusi mati, tetapi segala persiapan menjelang eksekusi mati terus dilakukan. Salah satunya dengan pemesanan kamar di salah satu hotel berbintang di Cilacap, Jawa Tengah, oleh Kejaksaan.

Dari informasi yang dihimpun, pemesanan 15 kamar tersebut atas nama kejaksaan untuk digunakan pada tanggal 29 Mei hingga 5 Juni mendatang. Namun belum diketahui secara pasti apakah kamar yang dipesan tersebut akan digunakan oleh jaksa eksekutor atau untuk kegiatan lain.

"Iya ada pemesanan kamar atas nama Kejaksaan. Kemungkinan untuk sidang PK (Fredi Budiman) Rabu (25/5) depan. Tapi mereka tidak menghubungi akan datang pesan hotel, dari Kejaksaan mana saya juga tidak tahu, karena kami tidak dimintai tolong," kata Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap, Agnes Triani saat dikonfirmasi.

Dia juga memperkirakan jika pelaksanaan eksekusi mati tidak akan mungkin diadakan sebelum bulan puasa tiba. "Harusnya tidak mungkin mendekati puasa, apalagi tidak ada statement (Kejaksaan Agung), kalau buat dadakan. Kemungkinan sehabis lebaran," ujarnya.
Pelaksanaan Hukuman Mati Akan Diumumkan 3 Hari Sebelum Eksekusi Pelaksanaan Hukuman Mati Akan Diumumkan 3 Hari Sebelum Eksekusi Reviewed by Amborsius Ambarita on 5/26/2016 07:05:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.