Adian Ngaku Ditelepon Ahok, Minta Polemik Pencalonan Dihentikan

Anggota DPR F-PDIP, Adian Napitupulu
Anggota DPR F-PDIP, Adian Napitupulu. (Detikcom)
Politisi PDIP Adian Napitupulu mengaku ditelepon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait Pilgub DKI. Dalam komunikasi itu, Adian menyebut Ahok sudah berkomunikasi dengan Jokowi dan meminta polemik pencalonannya tak diperpanjang.

"Pukul 17.49 WIB (kemarin) Ahok telepon gua. Dia bilang kemarin sudah ketemu Presiden, dan Presiden bilang sudah tidak usah dilanjutkan perdebatan dengan Adian. Masing-masing diam saja. Jadi Presiden arahkan seperti itu," ucap Adian, Kamis (16/6/2016), seperti diberitakan Detikcom.

Adian menyebut Ahok sempat menanyakan apakah tersinggung dengan komentarnya menanggapi pernyataan Adian bahwa Jokowi ingin Ahok maju lewat paprol, Adian mengatakan memang tersinggung.

"Dia bilang tersinggung dengan omongan gua? Gua bilang iya. Loh, pernyataan gua nggak ada satupun yang nyerang lo, kenapa lo bandingin kedekatan gua dengan Presiden. Nggak ada hubungannya itu, gua cuma sampaikan pesan ke lo," kata Adian sambil menyebut komunikasinya dengan dengan bahasa 'gua' 'lo'.

"Kalau tersinggung sorry lah, gua ngga bermaksud begitu," kata Adian menirukan Ahok.

Namun baik Adian maupun Ahok mengganggap masalah itu sudah selesai. Mereka juga sepakat komunikasi terkait Pilgub cukup dikomunikasikan berdua agar tidak ada salah paham.

"Karena menurut gua itu salah paham aja," ucap anggota komisi VII DPR RI itu.

Perdebatan ini bermula dari pernyataan Adian yang menyebut Presiden Jokowi menyampaikan kepadanya ingin Ahok maju Pilgub DKI lewat jalur parpol. Hal itu disampaikan saat Jokowi hadir di pameran foto. Namun keterangan Adian dibantah Ahok, termasuk Jubir Presiden Johan Budi.
Adian Ngaku Ditelepon Ahok, Minta Polemik Pencalonan Dihentikan Adian Ngaku Ditelepon Ahok, Minta Polemik Pencalonan Dihentikan Reviewed by Amborsius Ambarita on 6/16/2016 08:08:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.