Cerita Ahok Diizinkan Makan di Depan Profesor Muslim yang Berpuasa

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Detikcom)
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan tak akan ada razia warung saat bulan puasa di wilayahnya. Ahok bahkan punya pengalaman disuguhi makan siang oleh para profesor Muslim tepat di depan mereka.

"Ini kemarin (12/6) siang makan sama profesor-profesor. Itu beberapa profesor itu tidak makan karena dia puasa," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (13/6/2016).

Awalnya, Ahok diundang bertemu pada siang hari. Namun Ahok yang non-Muslim ini minta pertemuan digelar pukul 13.00 WIB saja, karena Ahok ingin punya waktu makan dulu pukul 12.00 WIB.

"Terus dia jawab apa, tahu enggak? Kami sediakan makan siang di rumah," kata Ahok menceritakan sikap para profesor yang mengundangnya.



Tuan rumahnya tak ikut makan karena berpuasa. Saat Ahok makan, posisi Ahok bahkan berada di antara orang-orang yang sedang berpuasa. Dan tak ada yang perlu dipermasalahkan dengan sikap seperti ini.

"Kiri puasa, kanan puasa, ini profesor-profesor loh. Depan saya puasa. Saya tanya, 'Aku enggak apa-apa ini, Pak, makan aja, Pak?'," kata Ahok.

Salah seorang profesor menjawab kepada Ahok, Muslim menghormati orang yang tidak berpuasa, dengan sikap ini maka Muslim yang berpuasa juga dapat pahala.

"Nah ini Islam rahmatan lil alamin. Islam Nusantara ini. Dia (profesor) ngomong begitu loh. Kemarin kejadiannya, tanya sama ajudan saya," kata Ahok yang mengaku sempat khawatir makan di depan orang berpuasa.
Cerita Ahok Diizinkan Makan di Depan Profesor Muslim yang Berpuasa Cerita Ahok Diizinkan Makan di Depan Profesor Muslim yang Berpuasa Reviewed by Amborsius Ambarita on 6/12/2016 10:21:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.