Ibu di Surabaya Ini Tega Paksa 2 Anaknya Jadi Pengemis

Istiqomah (bertopeng) yang memaksa dua anaknya menjadi pengemis
Istiqomah (bertopeng) yang memaksa dua anaknya menjadi pengemis. (Detikcom)
Ibu ini mengeksploitasi dua anaknya dengan menyuruh mereka untuk mengemis dan mengamen. Tak dinafkahi suami menjadi alasannya.

Ibu yang berbuat tega itu adalah Istiqomah. Perempuan 48 tahun tersebut menyuruh anaknya yang masih berusia enam dan sembilan tahun untuk mengemis. Polisi yang telah mengamati kelakuan Istiqomah akhirnya mengamankannya.



"Mereka disuruh mengemis di sekitar Waduk Univesitas Negeri Surabaya (Unesa) di Jalan Babatan Wiyung," ujar Kasat Resrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga kepada wartawan, Selasa (21/6/2016), seperti diberitakan Detikcom.

Mengemis dilakukan kedua anak Istiqomah sepulang sekolah. Kedua anak itu masih bersekolah di TK B dan kelas 3 SD. Pekerjaan mengemis telah dilakukan kedua bocah itu selama tiga tahun terakhir.

"Keduanya mengemis setiap hari sejak pukul 16.00-22.00 WIB," lanjut Shinto.

Anak yang berumur sembilan tahun, kata Shinto, disuruh mengemis sendirian. Sementara anak yang berumur enam tahun mengemis dengan pengawasan Istiqomah. Terkadang mereka berganti peran, antara mengemis dan mengamen. Semuanya dilakukan di sekitar Waduk Unesa dengan posisi yang berseberangan jalan.

Saat mengemis, kedua anak sengaja dibiarkan berpenampilan kumal. Mereka tidak boleh macam-macam saat mengemis, bermain pun tidak dibolehkan. Pernah salah satu anak bertemu dengan temannya saat mengemis, mereka pun ngobrol dan bermain. Namun Istiqomah segera mendatangi dan memarahinya sambil menyuruh meneruskan mengemis.

"Rata-rata penghasilan mengemis setiap harinya Rp 200-400 ribu," kata Shinto.

Jika hasil mengemis kurang dari jumlah minimal tersebut, maka kedua anak akan dibentak dan dimarahi oleh Istiqomah. Kedua anak itu tidak berani membantah karena mereka takut. Polisi sendiri menyita uang sebanyak Rp 2.492.000 yang merupakan hasil mengamen selama ini.

Istiqomah sendiri mengaku mengemis karena ia tidak akur dengan suaminya. Suaminya yang bekerja di sebuah toko bunga sering tidak menafkahinya. Polisi menyebut bahwa suami Istiqomah sudah kesal dengannya karena ia berani kepada suami dan terlalu mendominasi rumah tangga.

Karena telah mengeksploitasi anaknya sendiri, Istiqomah dijerat dengan pasal 88 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Kami akan berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya untuk masalah ini," tandas Shinto.
Ibu di Surabaya Ini Tega Paksa 2 Anaknya Jadi Pengemis Ibu di Surabaya Ini Tega Paksa 2 Anaknya Jadi Pengemis Reviewed by Amborsius Ambarita on 6/21/2016 07:42:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.