Ini Kronologi Polisi Tembak Mati 2 Pelaku Curanmor di Surabaya

Barang bukti dan foto pelaku curanmor dipamerkan di Mapolresta Surabaya
Barang bukti dan foto pelaku curanmor dipamerkan di Mapolresta Surabaya. (Radio Andika)
Dua penjahat jalanan di Surabaya telah ditembak mati polisi. Pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermoto (curanmor) tersebut ditembak karena mencoba melawan polisi dengan senjata tajam. Dua peluru tajam menghentikan aksi mereka.

Kedua pelaku adalah Lukman Wahyudi (27), warga Socah, Bangkalan, Madura dan M. Muhles (34), warga Gianyar, Bali. Jenazah mereka yang terbujur kaku kini berada di kamar mayat RSU dr Soetomo.



Berikut adalah kronologi ditembak matinya pelaku curat dan curanmor tersebut.

Pada Rabu (29/6/2016) sekitar pukul 11.00 WIB, polisi mendapat informasi bahwa ada pencurian satu unit motor Honda Vario nopol L 5124 TF warna merah tahun 2013 di depan rumah di Jalan Kalijudan VIII.

Pukul 13.00 WIB, anggota unit Jatanras dipimpin AKP Julian K Warokka melakukan razia di jalan sebelum Jembatan Suramadu. Motor hasil pencurian biasanya dibawa ke Madura melalui Jembatan Suramadu.

Pukul 13.55 WIB, petugas melihat sebuah motor yang dicurigai adalah motor yang dicuri. Motor itu dikendarai satu orang. Petugas juga mencurigai satu orang lagi di dekatnya yang juga mengendarai Vario. Saat coba dihentikan, mereka berdua justru menghindar.

Petugas kemudian mengejar. Saat sudah terkejar, petugas melepaskan tembakan peringatan. Bukannya menyerah, kedua orang tersebut justru mendekati polisi sambil keduanya menghunus pisau panjang. Melihat itu, polisi bertindak tegas. Dua peluru yang menembus dada menghentikan aksi mereka.
Ini Kronologi Polisi Tembak Mati 2 Pelaku Curanmor di Surabaya Ini Kronologi Polisi Tembak Mati 2 Pelaku Curanmor di Surabaya Reviewed by Amborsius Ambarita on 6/30/2016 05:02:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.