Kasus Orangtua Cukur Ibu Guru di Kalbar Berakhir Damai

Siswa dicukur rambutnya oleh guru
Siswa dicukur rambutnya oleh guru. (Foto: Istimewa)
Jamilah (39), guru honorer di Kalimantan Barat yang rambutnya dipotong oleh 2 orang tua murid akhirnya berdamai dengan para pelaku, Eko Sutarko dan Suparno. Perdamaian tersebut dilakukan secara kekeluargaan oleh Kepala Desa Radak Buru, Kecamatan Terantang, Kalimantan Barat.

Surat kesepakatan damai antara Jamilah dan kedua pelaku ditandatangani pada Sabtu (21/5) di depan Kepala Desa. Mereka juga mendatangi Polsek Terantang pada Selasa (24/5) untuk melaporkan perdamaian mereka.

"Sudah diselesaikan secara damai," kata Kapolres Mempawah AKBP Dedi Agustono kepada wartawan, Kamis (2/6/2016).



Sebelumnya, Jamilah yang merupakan guru SDN 20 Sungai Radak, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimatan Barat tiba-tiba didatangi oleh dua orang tua murid bernama Eko Sutarko dan Suparno. Keduanya tidak terima dengan perlakuan sang guru yang memotong rambut anak mereka.

Insiden ini terjadi pada Kamis (19/5). Korban yang saat itu sedang duduk di teras bersama tetangganya langsung dihampiri dan dipotong rambutnya oleh kedua orang tua murid tersebut.

Jamilah sebelumnya memang memotong rambut beberapa muridnya. Alasannya adalah untuk mendidik.

"Sebelumnya guru pernah memotong rambut anak pelaku dengan alasan mendidik," kata Dedi.
Kasus Orangtua Cukur Ibu Guru di Kalbar Berakhir Damai Kasus Orangtua Cukur Ibu Guru di Kalbar Berakhir Damai Reviewed by Amborsius Ambarita on 6/01/2016 09:58:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.