Menhan dan Menkum HAM Bantah Pernyataan Kivlan Zen Soal PKI

Menhan Ryamizard Ryacudu di Simposium Anti PKI di Jakarta
Menhan Ryamizard Ryacudu di Simposium Anti PKI di Jakarta. (Detikcom)
Mantan Kakostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen menyebut kalau PKI sudah membangun struktur dan akan deklarasi. Tapi apa yang disampaikan Kivlan ditepis Menhan Ryamizard Ryacudu.

"Ah nggak ada itu. Kalau dia nongol pakai seragam-seragam palu arit di mana-mana, itukan baru indikasi," jelas Ryamizard di Simposium Anti PKI di Jakarta, Kamis (2/6/2016).

Ryamizard juga menegaskan, soal permintaan maaf ke korban '65, sebaiknya dilakukan pribadi, bukan negara meminta maaf.

"Minta maaf itu pribadi saja. Negara kita besar, Obama ke Jepang langsung ke Hiroshima berapa juta yang mati? Apa minta maaf? Kan nggak. Kalau bongkar-bongkar kuburan kapan mau bangkitnya," jelas dia.

Namun, dia mengimbau agar tak menggunakan atribut PKI baik kaos atau spanduk dan yang lainnya.

"Artinya nggak boleh. Di Jerman pakai Nazi ditangkap," kata dia.



Menurut Ryamizard, tak perlu masa lalu diungkit peristiwa yang terjadi di masa lalu. Dan Indonesia sudah jelas berideologi Pancasila.

"Jangan membangkitkan masa lalu lah. Pancasila harus dipertahankan sampai kapanpun," tegas dia.

Menkum HAM Yasonna Laoly memastikan hal itu tidak benar karena PKI tinggal sejarah.

"PKI itu sudah sejarah, sudah lewat, tidak ada lagi. Tidak udah ditanggapi. Tapi tetap waspada oke ya, tapi jangan diciptakan ketakutan ketakutan baru," kata Yasonna di Tugu Proklamasi, Jl. Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/2016).

Kivlan bahkan menyebut PKI yang bangkit lagi ini sudah memiliki 15 juta pendukung. Hal ini disangsikan Yasonna.

"Dari mana datanya? Ya kasih saja ke pemerintah," ucapnya.

Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo enggan menanggapi pernyataan Kivlan itu. Menurutnya, itu menjadi tanggung jawab Kivlan untuk memberi penjelasan. "Saya tidak mau mengikuti 'genderang' Bapak Kivlan Zein. Silakan Pak Kivlain Zein menjelaskan pada masyarakat," ujar Tjahjo terpisah di lokasi yang sama.

Sebelumnya, Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zein menyebut Partai Komunis Indonesia telah bangkit. PKI disebutnya telah membentuk struktur partai dan menyiapkan pendukung hingga 15 juta orang.

"Bangkit, mereka (PKI) sudah membentuk struktur partai mulai tingkat pusat sampai desa, pimpinannya Wahyu Setiaji," kata di sela simposium nasional 'Mengamankan Pancasila dari Ancaman Kebangkitan PKI dan Ideologi Lain' di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (1/6/).

"Mereka sudah siap dengan 15 juta pendukungnya," imbuhnya.

Kivlan juga mengatakan bahwa PKI telah merenovasi markas mereka yang terletak di wilayah Matraman, Jakarta Pusat. Dia menyebut PKI akan mendeklarasikan diri dalam waktu dekat.

(Baca juga: Kivlain Zein: PKI Bermarkas di Kramat Raya, Dipimpin Wahyu Setiaji)

"Mereka siap untuk deklarasi. Rancangan maksimal mereka 2017, mereka akan bangkit memproklamirkan ketika negara meminta maaf kepada mereka karena mereka tidak bersalah kata mereka," jelasnya.
Menhan dan Menkum HAM Bantah Pernyataan Kivlan Zen Soal PKI Menhan dan Menkum HAM Bantah Pernyataan Kivlan Zen Soal PKI Reviewed by Amborsius Ambarita on 6/01/2016 09:46:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.