Penjualan Merchandise Teman Ahok Capai Rp 5 M, Taufik: Itu Dongeng

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M. Taufik
Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M. Taufik. (Foto: Detikcom)
Teman Ahok mengklaim berhasil mengumpulkan uang hingga Rp 5 Miliar dari hasil penjualan merchandise berupa kaus hingga pernak-pernik. Lalu apa tanggapan Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M. Taufik terkait klaim Teman Ahok tersebut?

"Saya enggak mau komentarin itu (klaim Teman Ahok). Itu kan dongeng doang. Ga mungkinlah (Rp 5 Miliar) namanya saja dongeng," kata Taufik saat ditemui di Balaikota, Selasa (21/6/2016).

Bahkan Taufik merasa heran bagaimana Teman Ahok bisa mengklaim jumlah sebesar itu. Sebab dirinya merasa tidak pernah melihat di mana Teman Ahok menjual merchandise tersebut. Dirinya juga sangsi siapa pembeli barang-barang tersebut hingga mencapai jumlah Rp 5 Miliar.

"Dagangnya di mana? Yang beli siapa? Yang beli yang sejuta orang itu? Jadi mereka beli dan dia tanda tangan juga," ujarnya.

"Sudah deh sama kita jangan ngibul (bohong). Kan sudah tahu dia dapat duit dari mana," lanjut Taufik.

Sebelumnya, Teman Ahok menyatakan menghimpun dana dari penjualan pernak-pernik yang mereka tawarkan, meliputi kaus hingga asesoris. Uang yang berhasil dikumpulkan dari penjualan itu sudah mencapai Rp 5 miliar.

"Penjualan merchandise omzetnya sudah Rp 5 miliar," kata juru bicara Teman Ahok Amalia Ayuningtyas di Kantor Sekretariat Teman Ahok, Graha Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (19/6/2016) malam.
Penjualan Merchandise Teman Ahok Capai Rp 5 M, Taufik: Itu Dongeng Penjualan Merchandise Teman Ahok Capai Rp 5 M, Taufik: Itu Dongeng Reviewed by Amborsius Ambarita on 6/21/2016 04:18:00 AM Rating: 5

1 komentar:

  1. Hebat nih orang, dua statement ja uda buat dirinya dikenal orang.. Dulu waktu belajar bahasa indo dongeng itu artinya suatu cerita yang ada makna dan nilai kehidupannya tapi tidak diketahui pengarangnya.. tidak diketahui kenyataan atau bukan, tidak diketahui cara-cara mencari kebenaran ceritanya.. pertama, dari sini uda diketahui tingkat intelektualnya nih orang.. kedua uda ngomong sendiri lho ga mau komen, tapi komen bahkan ngasal komennya.. ga intelek.. ga konsisten.. jahat (level lebih tinggi dari kasar).. kata2nya cuma mengandung kebencian dan ingin menjatuhkan orang lain saja tanpa dasar atau bukti atau bahkan sekedar logical thinking.. ga masuk semuanya.. Pohon Indonesia terus berkembang ya, semoga ranting2 yang kering nantinya bisa perlahan dipangkas.. peace indonesiaku!

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.