Penjualan Ponsel di Mall Anjlok Drastis Akibat Toko Online

Suasana toko ponsel di Mall Ambassador, Jakarta Selatan
Suasana toko ponsel di Mall Ambassador, Jakarta Selatan. (Foto: Detikcom)
Tren meningkatnya daya beli masyarakat ketika jelang Lebaran tiba kerap terjadi setiap tahunnya. Tidak terkecuali untuk barang elektronik dan komunikasi seperti handphone atau telpon selular (ponsel). Namun hal ini sedikit berbeda pada tahun ini.

Seperti dilaporkan detikFinance di salah satu pusat belanja handphone dan accesoris di daerah Jakarta Selataan Mall Ambassador, sejumlah kios handphone terlihat sepi dari kunjungan pembeli.



Kondisi ini berdampak pada penjualan handphone di Mall ini. "Penjualan dibanding tahun lalu jatuh 70%," kata Elisa, seorang pedagang yang ditemui detikFinance di Mall Ambassador, Jakarta Selatan, Sabtu (18/06/16).

Pedagang lainnya, Fani mengatakan, penurunan minat beli masyarakat di Mall ini dikarenakan saat ini banyak yang lebih memilih berbelanja di toko online.

"Sekarang kan banyak yang beli online tuh. Walaupun pelanggan-pelanggan kita juga bilang banyak yang kena tipu beli online itu. Ini aja sudah ada dua toko tutup karena penjualan turun drastis. Makanya kita inginya pemerintah tutup saja yang jualan online. Atau gimana solusinya yang baik. Karena kan kita ada biaya sewa kios juga dan lain-lain," tambahnya.

Minat beli masyarakat memang kerap terjadi menjelang hari Lebaran tiba. Namun menurut Fani, hal tersebut baru akan terasa ketika memasuki 7 hari menjelang Lebaran tiba.

"Sekarang masih ramainya tanya-tanya saja. Tapi memang biasanya H-7 itu sudah mulai ramai. Biasanya yang banyak beli handphone Android. Kalau yang cewek biasanya pilih yang bisa selfie. Tapi kalau cowok biasanya pilih yang RAM nya besar, biar bisa diutak-atik," katanya.

Untuk itu dia lebih mengandalkan penjualan accessories handphone seperti tempered glass dan casing handphone. Menurutnya pemasukan dari penjualan asesoris menjadi lebih besar dari penjualan handphone yang sedang menurun.

"Perbandingannya sama penjualan asesoris 4 banding 6 lah. Andalkan dari tempered glass sama cassing handphone. Tapi banyakan dari tempered glass. Biasa sehari terjual 5-7," tandasnya.

Sementara itu untuk penjualan handphone sendiri, menurut Elita penjualan lebih diandalkan kepada handphone buatan China. Hal ini dikarenakan handphone ini biasanya mewakili harapan konsumen yang menginginkan produk dengan harga murah dan kualitas/spesifikasi yang tinggi.
Penjualan Ponsel di Mall Anjlok Drastis Akibat Toko Online Penjualan Ponsel di Mall Anjlok Drastis Akibat Toko Online Reviewed by Amborsius Ambarita on 6/18/2016 11:20:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.