Syafii Maarif Minta Wali Kota Serang Tinjau Kembali Perda Razia Warteg

Ahmad Syafii Maarif
Ahmad Syafii Maarif. (Detikcom)
Razia warteg yang buka siang hari di Kota Serang menuai kritikan dari berbagai pihak. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah sekaligus pendiri Maarif Institute, Ahmad Syafii Maarif merasa Perda tentang warung makan harus tutup di siang hari perlu ditinjau kembali.

"Jadi, Perdanya harus ditinjau kembali, itu saja. Itu wali kota yang perlu tinjau kembali," ucap Syafii saat diwawancara di Jl Pilar Mas Raya, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (12/6/2016).

Syafii berpendapat tindakan penertiban warung makan di siang hari merupakan tidakan sadis. Hal itu juga merupakan tindakan pemaksaan, terlebih saat Ramadan tidak semua orang berpuasa, ada pula musafir dan non-muslim.

"Ini kalo disuruh tutup enggak bener itu, itu sadis. Sebab yang punya warung itu di situ, mata pencahariannya di situ. Masa harus di tutup? Kan enggak semua orang puasa, mungkin ada musafir, non-muslim," lanjut Buya Syafii.



Pendiri Maarif Institute itu lebih lanjut berpendapat bahwa tindakan sadis tersebut tidak sesuai dengan ajaran Al-Qur'an.

"Itu kan Qu'ran udah tegas 'Laa Ikrooha Fiddiin' (tidak ada paksaan dalam agama). Ya, kalau bisa kita saling menjaga lah ya," ucap Syafii.

Tentang tindakan Satpol PP yang represif, Syafii tidak menyalahkan hal tersebut. Syafii memandang Satpol PP hanya melaksanakan tugas dari atasan. Justru, Walikota perlu meninjau kembali cara tersebut.

"Saya rasa satpol itu enggak bisa disalahkan, karena ada perdanya. Kalo Satpol PP dia memang melaksanakan tugas toh, ada atasannya. Itu walikota yang perlu tinjau kembali," imbuhnya.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ikut bersuara menanggapi kasus ini.

"Semua masyarakat dukung termasuk saya dukung bahwa siang hari bulan puasa ada 3 pihak ditentukan tidak boleh berpuasa. Tidak beragama islam, Islam lagi sakit atau islam lagi musafir, sebenarnya warung (pada) waktu tentu terbatas bisa jalan (tetap buka di bulan puasa)," tutur JK usai menghadiri bedah buku biografi Sidarto Danusubroto di Soehana Hall, SCBD, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (12/6/2016).

JK berujar, sudah ada peraturan daerah yang berisi soal ketentuan berdagang saat bulan Ramadhan. Pedagang makanan, kata JK, tetap boleh berjualan di bulan puasa.

"Aturan sudah ada sejak puluhan tahun, (tetapi) jangan terbuka," ungkap JK.
Syafii Maarif Minta Wali Kota Serang Tinjau Kembali Perda Razia Warteg Syafii Maarif Minta Wali Kota Serang Tinjau Kembali Perda Razia Warteg Reviewed by Amborsius Ambarita on 6/12/2016 08:11:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.