Adhyaksa Dault: Saya Lebih Baik dari Ahok dan Dapat Dukungan Ulama

Adhyaksa Dault merasa lebih baik dari Ahok
Adhyaksa Dault merasa lebih baik dari Ahok. (Detikcom)
Dalam pertemuan dengan Majelis Pelayan Jakarta (MPJ) , Adhyaksa Dault mengungkapkan keinginan besarnya untuk maju dalam Pilgub DKI 2017 mendatang. Saat ini Adyaksa mencoba realistis dengan tidak memaksakan maju lewat jalur independen tapi melalui jalur parpol.

Adhyaksa mengakui saat ini pengumpulan KTP yang dilakukan timnya mentok di angka 230ribuan KTP. Angka itu jauh dari batas minimal yang ditentukan oleh KPU.

Adhyaksa menginginkan MPJ menjadi salah satu kendaraan politiknya untuk bisa didukung parpol karena dirinya tidak mau mengikuti pendaftaran yang dilakukan oleh parpol. Yang dirinya mau adalah parpol yang memintanya menjadi calon Gubernur.

"Insya Allah saya ikut saja dengan MPJ, kalau ada partai yang siap mengusung saya ya saya siap. Saya betul-betul ikhlas saja tinggal lihat siapa yang elektabilitasnya tinggi. Pokoknya ikut saja dengan MPJ. Kalaupun bukan saya yang dipilih, saya siap jadi tim sukses," kata Adhyaksa di kediamannya di Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2016), seperti diberitakan Detikcom.

Adhyaksa mengatakan bila yang dibutuhkan Jakarta saat ini adalah seorang pemimpin bukan penguasa. Dalam pandangan Adyaksa, Gubenur DKI saat ini Basuki Tjahja Purnama (Ahok) adalah tipe penguasa bukan pemimpin.

"Jakarta tidak butuh penguasa tapi pemimpin. Pemimpin adalah yang mengkitakan masyarakatnya. Kenapa saya enggak dukung Ahok, bukan karena SARA. Tapi karena karakternya. Dialog, itu yang sangat diperlukan. Pemimpin juga tidak boleh mengeluarkan kata-kata kasar. Gimana Jakarta mau ada ketenangan kalau pemimpin berantem mulu," ujarnya.

Adhyaksa mengaku saat ini sudah berkomunikasi intensif dengan beberapa parpol diantaranya PKS, Gerindra, Demokrat dan PPP. Dengan pengalamannya, Adhyaksa juga percaya diri untuk mengalahkan Ahok. Selain itu dirinya juga membeberkan beberapa kelebihannya dibandingkan calon petahana saat ini.

"Kelebihan saya, pertama saya lebih baik dari dia. Saya lebih punya lebih punya pengalaman. Kedua dukungan dari ulama. Ketiga saya kalau ngomong apa adanya. Dan saya janji kalau menjadi Gubernur saya enggak akan makan itu duit rakyat," imbuhnya.

"Yang paling penting adalah modal saya, saya punya doa. Itu yang Ahok enggak punya," tutup Adhyaksa.

Ketua Dewan Syura MPJ Didin Hafidhuddin mengatakan pertemuan tersebut sebagai bentuk dukungan kepada calon yang akan diusung MPJ sekaligus untuk menaikan popularitas dan elektabilitas para calon.

Dari 7 nama yang diajukan oleh MPJ, ada 4 nama yang berkomunikasi secara intensif. Mereka adalah Sandiaga Uno, Adhyaksa Dault, Yusuf Mansyur dan Suyoto alias Kang Yoto. Didin mengatakan keempat calon tersebut adalah calon terkuat yang akan didukung oleh MPJ bila nantinya dipilih oleh parpol.

"Kita akan terus bersilaturahmi pada semua kandidat dan tokoh masyarakat. Agar yang nanti terpilih adalah putra terbaik. Kemarin sudah ke Sandi (Sandiaga Uno). Kita bilang bila dipilh partai akan kami dukung dan bila tidak dipilih beliau akan legowo. Ini demokrasi yang indah," kata Didin di kediaman Adyaksa Dault.

"Adhyaksa kita dorong supaya dilirik partai. Karena kita sudah tahu track record beliau. Komitmennya juga sangat kuat. Jakarta butuh pemimpin yg berintegritas, ahlak bagus dan tegas. Tegas harus sungguh-sungguh tegas," lanjutnya.
Adhyaksa Dault: Saya Lebih Baik dari Ahok dan Dapat Dukungan Ulama Adhyaksa Dault: Saya Lebih Baik dari Ahok dan Dapat Dukungan Ulama Reviewed by Amborsius Ambarita on 7/13/2016 09:32:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.