Beredar Selebaran Ancaman Bom, Polda Kepri Tingkatkan Pengamanan

Surat ancaman serangan teror di Kepri
Surat ancaman serangan teror di Kepri. (Detikcom)
Polda Kepulauan Riau meningkatkan pengamanan wilayah pasca bom bunuh diri di Mapolresta Solo. Penjagaan ketat juga dilakukan di pelabuhan ferry internasional Batam juga pelabuhan domestik.

Usai bom Solo, beredar surat selebaran teror di Batam. Dalam surat yang masih dilacak pembuatnya, terdapat ancaman teror di Pelabuhan Batam Centre termasuk di wilayah pulau seperti Nagoya, Bintan dan Tanjung Pinang.

Kasat Brimob Polda Kepri Kombes Tory Kristian membenarkan beredarnya surat ancaman teror tersebut. Polda mengimbau masyarakat tetap tenang namun selalu waspada.



"Sekecil apa pun itu ancaman, baik itu benar atau tidak benar, polisi akan terus meningkatkan kewaspadaan di sejumlah objek vital di Kepulauan Riau," ujar Tory.

Berdasarkan isi surat, teror bom di Batam tidak hanya mengincar Pelabuhaan Batam Centre, tetapi juga kawasan Nagoya, Bintan Talani, dan Tanjung Pinang. Isi surat tersebut ditujukan kepada masyarakat Kepri agar lebih waspada akan adanya aksi peledakan bom oleh sekelompok teroris yang tidak bertanggung jawab.

Surat tersebut juga menyebutkan warga asing di Batam menjadi target kelompok teror. Hal itu untuk memperkeruh citra Indonesia di luar negeri. Si pengirim surat mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan berhati-hati.
Beredar Selebaran Ancaman Bom, Polda Kepri Tingkatkan Pengamanan Beredar Selebaran Ancaman Bom, Polda Kepri Tingkatkan Pengamanan Reviewed by Amborsius Ambarita on 7/07/2016 04:33:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.