Freddy Budiman, Bandar Narkoba yang Bergelimang Uang dan Model Seksi

Vanny Rossyane, mantan kekasih Freddy Budiman
Vanny Rossyane, mantan kekasih Freddy Budiman. (Foto: Sidomi.com)
Freddy Budiman (37) adalah salah satu dari empat terpidana yang akan dieksekusi mati pada tahap 3. Ketiga lainnya adalah Michael Titus (34), Humprey Ejike (40), dan Cajetan Uchena Onyeworo Seck Osmane (34). Freddy divonis mati atas kepemilikan 1,4 juta ekstasi. Freddy menjalani masa tahanan di LP Cipinang. Tapi di sana bukannya tobat, dia malah membuat geger.

Adalah kisah pada Juli 2013, tiga tahun lalu. Seorang model seksi Vanny Rossyane mengungkap ulah Freddy di tahanan. Freddy memakai sabu dan bercinta dengannya di ruangan khusus di Cipinang. Vanny yang juga model majalah pria dewasa mengaku kerap bertandang ke Cipinang.

"Kalau ke sana datang tiap jam 11 siang sampai jam 5 sore. Ruangannya sudah disediain. Kami ML (bercinta-red) sama nyabu di sana," tutur Vanny sambil menunjukkan foto sebuah ruangan di LP Cipinang, di sebuah kafe di Kemang, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2013) malam, seperti dilaporkan Detikcom.

Vanny mengaku tak ambil pusing saat itu tentang adanya narkoba di dalam lapas. Namun pengakuan Vanny itu lalu berbuntut pada reaksi Denny Indraya yang saat itu menjabat sebagai Wamenkum HAM. Kalapas Narkotika Cipinang saat itu Thurman Hutapea sampai dicopot gara-gara nyanyain Vanny.

"Pokoknya sudah ada sabu di dalam sama bong. Kita ngisep aja berdua," kata Vanny.

Pengakuan Vanny berimbas pengusutan. Wamenkum HAM saat itu Denny Indrayana bergerak. Dan terbukti, Freddy mendapat fasilitas khusus. Dia bisa membawa model-model seksi dan memakai narkoba di ruangan khusus itu. Alhasil, Kalapas Cipinang saat itu, Thurman Hutapea dicopot.

Tak hanya Vanny saja model seksi yang tersangkut Freddy. Tak lama muncul Anggita Sari, yang juga model majalah dewasa. Anggita mengaku sebagai kekasih Freddy, dia juga mengungkapkannya dengan pamer kemesraan lewat foto.
Anggita Sari dan Freddy Budiman
Anggita Sari dan Freddy Budiman. (Detikcom)
Ada juga nama-nama perempuan lain artis dan model yang disangkutkan dengan Freddy. Pastinya nyanyian Vanny membuat Freddy dikirim ke Nusakambangan. Tapi, di Nusakambangan bahkan Freddy mencoba menyelundupkan narkoba. Petugas Lapas di Nusakambangan yang melakukan pemeriksaan memergoki ulah Freddy ini. Narkoba jenis sabu disembunyikan di celana dalam.



Sosok Freddy ini memang bukan orang sembarangan. Dia gembong besar narkoba, dan bahkan dari bilik penjara dia bisa mengendalikan bisnis haram itu. Polisi beberapa kali menjemputnya dari tahanan untuk pemeriksaan kasus-kasus narkoba.

Hukuman Freddy dimulai dari vonis mati oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar) pada Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta dan tingkat kasasi. Upaya hukum luar biasa berupa peninjauan kembali juga telah diberikan tetapi MA menolaknya, pekan lalu.

Meski dipenjara di LP Cipinang, Freddy masih bisa mengendalikan bisnis narkobanya hingga ke luar negeri. Di dalam penjara, Freddy melakukan musyawarah jahat dengan Chandra Halim untuk mengimpor 1,4 juta pil ekstasi dari Hong Kong. Operasi disusun rapi melibatkan banyak pihak tapi aparat berhasil mengendusnya dan membongkar aksi itu pada 2013.

Dari terbongkarnya aksi Freddy mengimpor pil ekstasi tersebut, aparat mengendus ada yang berbeda dengan kamar penjara Freddy di LP Cipinang. Setelah digerebek, terungkap Freddy membuat pil ekstasi di dalam kamarnya. Berbagai perkakas dan bahan baku sabu ia dapatkan dari luar dengan menyuap para sipir penjara.

Setelah kasus itu terbongkar, Freddy dipindahkan ke Pulau Nusakambangan. Tapi lagi-lagi Freddy tidak kapok dan terus mengendalikan bisnis narkobanya. Bermodal BlackBerry, Freddy mengoperasikan jaringannya dari dalam penjara super maximum security tersebut dengan aset mencapai miliaran rupiah.

Kasus penyelundupan narkoba kembali dilakukan oleh Freddy di dalam Lapas Nusakambangan. Freddy mengaku mengimpor 50 ribu butir pil ekstasi dari Belanda ke Indonesia lewat Jerman. Paket itu dimasukkan ke kardus dengan tujuan akhir Kantor Pos Cikarang. Freddy menyuruh anak buahnya, Suyanto untuk mengurus paket tersebut.
Terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman
Terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman. (Beritasatu.com)
Para pukul 00.45 WIB, Jumat (29/7/2016) Freddy tewas di ujung bedil regu tembak. Jenazah Freddy dikirim ke keluarganya dan dimakamkan di Surabaya. Sebelumnya Freddy disebut rohaniwan Hasan Makarim terlihat pasrah dan tenang. Kalapas Batu Abdul Aris pun menyebut bahwa Freddy telah bertobat dan bahkan telah bersiap menyambut eksekusi mati padanya.
Freddy Budiman, Bandar Narkoba yang Bergelimang Uang dan Model Seksi Freddy Budiman, Bandar Narkoba yang Bergelimang Uang dan Model Seksi Reviewed by Amborsius Ambarita on 7/28/2016 08:39:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.