Ini Kesaksian Hani Juwita Boon, Teman Mirna di Sidang Jessica

Hani Juwita Boon saat bersaksi di PN Jakpus
Hani Juwita Boon saat bersaksi di PN Jakpus. (Foto: Detikcom)
Sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin oleh terdakwa Jessica Kumala Wongso kembali digelar pagi ini. Dalam lanjutan pemeriksaan saksi, jaksa penuntut umum akan menghadirkan Hani Juwita Boon serta beberapa orang pelayan Kafe Olivier.

"Saksi yang dihadirkan Hani (teman Mirna dan Jessica), Yohanes, Cindy (pelayan kafe Olivier) dan Jukiah (kasir kafe Olivier)," ujar Jaksa Ardito Muwardi kepada wartawan usai persidangan, Senin (12/7/2016), seperti diberitakan Detikcom.



Dalam persidangan pada Senin (12/7), Darmawan Salihin, Made Sendy Salihin serta Arief Soemarko telah memberikan kesaksiannya di hadapan majelis yang diketuai hakim Sisworo tersebut. Dari pengakuan saksi, beberapa fakta diungkap, seperti keanehan saat Jessica tak menangis saat Mirna meninggal serta keinginannya untuk mencium jenazah Mirna saat di RS Abdi Waluyo. Namun seluruh kesaksian tersebut dibantah oleh Jessica.

Berikut kesaksian Hani, dikutip dari berbagai sumber.

1. Awal mula ketemuan

Dalam kesaksiannya, dia menceritakan awal mula pertemuan di Cafe Olivier, Grand Indonesia.

“Awalnya Mirna ajak bertemu Jessica pada 8 Desember 2015 namun saya tidak bisa. Tapi mereka tetap bertemu di Restoran Bumbudent Kelapa Gading, dan mereka mengirimkan foto serta video pertemuannya,” jelas Hani dalam kesaksiannya.

Setelah pertemuan itu, lanjut Hani, Mirna membuat grup WhatsApp yang anggotanya dia, Hani, Jessica dan Vera Rusli pada 15 Desember. Isi percakapannya beragam dari mulai soal pertemuan, sekadar say hello atau percakapan sehari-hari.

“Jessica selalu ngajak ketemuan. Tapi saya enggak bisa karena ada acara terus,” kata Hani.

Setelah itu, Jessica bertanya di grup kapan teman-temannya ada waktu kosong untuk reuni, Mirna mengatakan baru bisa bertemu setelah tahun baru.

"Sampai tanggal 6 (Januari 2016) masih ada percakapan di grup, itu berbau hal-hal general, kalian lagi ngapain, sibuk apa. Saya sepakat untuk bertemu di mal di Jakarta Pusat, kemudian kita sepakat ketemu di GI (Grand Indonesia-red)," kata Hani.

"Jessica tanya tempat mana, terus saya bilang dan ajukan ke teman-teman. Saya pikir tempat-tempat baru ada public market, Olivier baru buka. Baru Jessica bilang Olivier saja," tambah Hani.

2. Soal Es Kopi Vietnam yang dicicipi Mirna

Hani menceritakan soal pertemuan di Kafe Olivier pada 6 Januari 2016. Ia menceritakan, pertemuan itu bermula dari obrolan mereka di grup Whatsapp. Mirna, Jessica, Hani dan Vera janjian untuk bertemu di Jakarta. Mereka sepakat untuk bertemu di pusat belanja Grand Indonesia pada 6 Januari 2016. Mereka pun bertemu di Kafe Olivier pada pukul 18.30 WIB. Dalam pertemuan itu, Vera tidak bisa datang tepat waktu.

Sesampainya di Olivier, Hani dan Mirna langsung mendatangi Jessica yang sudah tiba lebih dulu. Jessica pun sudah memesan es kopi Vietnam yang diinginkan Mirna. Kopi itu langsung diseruput Mirna.

"Setelah minum, dia langsung bilang, Mirna bilang: it's awful, that's so bad. Mukanya terlihat marah. Mirna kemudian tanya ini minuman apa, parah banget. Dan dia langsung minta air putih," ujar Hani..

Hani juga mencoba mencicipi kopi tersebut. Menurut Hani, kopi itu memiliki rasa yang sangat menjijikkan.

"Karena dia sahabat saya saya tarik gelasnya saya cobain sedikit, sangat sedikit. Baru saya coba langsung enggak enak, saya enggak melepeh tapi rasanya di lidah saya enggak enak, pedas, pahit. Saya bilang saya enggak pernah minum kopi semenjijikkan ini," ucap Hani yang merupakan sahabat Mirna.

3. Jessica pesan kopi

Jessica sudah mengirimkan menu cafe ke grup WhatsApp. “Dia langsung mengirim menu minuman ke grup. Jessica bilang, ‘saya pesenin kopi vietnam ya’ karena Mirna suka sama kopi itu,” ujar Hani.

Sebenarnya, kata Hani, Mirna enggak mau tapi karena Jessica bilang dia datang duluan, akhirnya dia mau dipesankan kopi oleh Jessica. “Ya sudah boleh,” ujar Hani menirukan ucapan Mirna saat itu.

Hani melanjutkan, sebelum bertemu Jessica, dia dan Mirna janjian berdua terlebih dahulu. Saat tiba di cafe Olivier, Mirna dan Hani menuju meja nomor 54 atas informasi resepsionis.

“Saat sampai kami langsung berpelukan dan cium pipi lalu duduk. Mirna di tengah, saya di pinggir. Saat itu, minuman es kopi sudah datang,” ucap Hani.

Saat itulah, Mirna langsung mengaduk dan minum kopi vietnam tersebut. Usai meneguk es kopi itu Mirna mengatakan rasanya aneh dan tidak enak. “Oh my god, its so awfull. Its so bad,” ujar Hani mengulangi ucapan Mirna.

Tak lama setelah itu Mirna tampak lemas dan tak sadarkan diri. Ternyata belakangan diketahui kopi yang diminumnya mengandung sianida yang membuatnya meregang nyawa.

4. Jessica asma

Jessica Wongso disebut sempat sesak nafas saat menemani Mirna di rumah sakit. Sahabat Mirna, Hani, mengakui hal tersebut, namun menurutnya ada yang janggal saat Jessica sesak nafas.

“Saya tak tahu kenapa dia sesak nafas. Kami khawatir padanya,” ujar Hani saat bersaksi di PN Jakpus, Rabu (13/7).

Hani mengatakan, dia tidak terlalu memerhatikan saat itu lantaran dia juga sedang diperiksa dokter karena ikut menyicipi kopi yang diminum Mirna. “Asma, sus (suster), asma,” ujar Hani menirukan Jessica yang mengadu asmanya kambuh kala itu.

“Dia bilang kalau lagi sesak nafas selama semenit, dia membuat kami panik,” sambungnya.

Kendati begitu ada satu hal janggal jika memang Jessica mengidap asma. “Kalau Jessica asma, dia enggak bawa inhaler,” ucap Hani.

5. Ucapan Jessica Saat di Dalam Mobil yang Membawa Mirna ke RS

Panik dan tak tahu apa yang terjadi dengan Mirna, Hani Juwita Boon, sempat mencari tahu tentang kondisi temannya itu lewat google. Kondisi Mirna saat itu sudah diam, dengan mulut berbusa. Di dalam mobil menuju RS Abdi Waluyo dari Grand Indonesia, Arief Soemarko suami Mirna sibuk menyetir, sedangkan Jessica berucap beberapa patah kata.

"Ketika saya tanya google, Arif lagi sibuk nyetir dan saya ingat Jessica cuma bilang "enggak bisa, enggak bisa"," jelas Hani dalam kesaksiannya.

Hani tak merinci mengapa Jessica berucap "enggak bisa". Apakah terkait pencarian di google juga yang tak menemukan jawaban atau yang lainnya.

"Pas sampai rumah sakit belum ada keluarga. Baru beberapa menit keluarga datang. Sampai di rumah sakit, keluarga merasa shock dan tidak percaya," jelas Hani.

Sebelumnya saat di Kafe Olivier di Grand Indonesia, Mirna diketahui tergeletak dengan mulut mengeluarkan busa.

"Ketika saya ambil air putih, saya lihat Mirna posisinya tergeletak. Matanya kosong, mulutnya mengeluarkan busa pelan-pelan. Dia sudah kesusahan nafas," terang Hani.

"Saya kemudian sambil minta tolong, saya coba bangunin tapi dia no respons. Pegawai kafe langsung pada datang dan nanya Anda keluarganya? Saya bilang bukan. Makanya saya langsung nelepon Arief yang kebetulan kata Mirna masih baru ada di sekitar Grand Indonesia," sambungnya.

Arief di ujung telepon sempat meminta agar istrinya diberikan teh manis dengan dugaan karena belum makan. Tapi, karena Mirna pingsan, Hani tak berani.

"Ada pengunjung kafe yang langsung baca doa di sekitar Mirna, ada seorang laki-laki yang mengecek nadi Mirna. Lalu manajer Olivier nanya, temen kamu ada sakit epilepsi? Saya langsung tanya Arif, kata Arif Mirna sehat kok enggak ada riwayat epilepsi," tutur Hani.

6. Jessica Pernah Makan Siang Bareng Mirna dan Suami di Kelapa Gading

Hani mengungkapkan Jessica Kumala Wongso pernah makan siang bersama dengan Mirna dan suami Mirna, Arief Soemarko. Makan siang dilakukan di sebuah rumah makan di Kelapa Gading satu bulan sebelum Mirna tewas.

Hani menyatakan, Mirna mengajak reunian antara empat sekawan (Mirna, Jessica, Hani dan Vera) pada tanggal 8 Desember 2015. Tapi saat itu Hani tidak bisa sehingga hanya Jessica, Mirna dan Arief Soemarko yang bisa bertemu pada Desember 2015.

"Lalu dia (Mirna) ngirim foto bahwa mereka sedang bertemu Jessica bersama Arief dan mengirimkan voice note Jessica, mereka cerita lagi makan di Kelapa Gading," kata Hani.

7. Jessica ke Hani saat Antar Mirna ke RS: Tenang Saja, Bukan Salah Kita

Jessica Kumala Wongso, mengaku tidak bersalah terkait hal yang menimpa Mirna. Jessica mengungkapkan rasa tak bersalahnya ketika mengantar Mirna ke RS Abdi Waluyo. "Ketika di Abdi Waluyo, saya sempat menangis dan memeluk Jessica. Saya bilang, kenapa bisa begini? Apakah kita telat?" ujar Hani saat bersaksi.

Dalam keadaan panik di RS, Hani melihat Jessica sangat tenang saat mengantar Mirna ke RS Abdi Waluyo. Bahkan Jessica berpesan ke Hani supaya tetap tenang.

"Jessica menenangkan saya dan bilang ke saya: 'Tenang saja, bukan salah kita.' Saya kaget dan masih histeris, tapi Jessica tetap tenangkan saya dan saya bilang saya enggak bisa tenang," cerita Hani.

Hani menduga, Jessica tidak sepanik dirinya karena Jessica kurang begitu dekat dengan Mirna.

"Jessica tidak sepanik saya karena dia tidak sedekat saya sama Mirna, mungkin dia lebih tenang," ucap Hani.

8. Hani: Saya Tak Pernah Terbesit Kalau Jessica Pelaku

Menurut Hani, Jessica dan Mirna adalah teman yang cukup dekat. "Sedikit pun saya tidak terbersit kalau Jessica sebagai pelakunya," ujar Hani.

Dalam sidang, Hani ditanya majelis hakim tentang respons Jesscia saat melihat Mirna kejang-kejang di Kafe Olivier 6 Januari lalu.

"Jessica yang pesan (minuman) kan ya, dia pas tahu Mirna nyobain kopi yang aneh ada perasaan bertanggung jawab dari Jessica?" tanya majelis hakim.

"Saya tidak lihat, Yang Mulia," jawab Hani.

Hani juga menceritakan, kejadian Mirna kejang-kejang itu berlangsung singkat sehingga dia tidak bisa melihat mimik Jessica.

"Seingat saya waktu sangat cepat, saya kira-kira lihat satu sampai dua menit," ucapnya.

9. Pasca Kematian Mirna, Jessica Left Group WhatsApp

Jessica Kumala Wongso, langsung keluar dari grup chat di WhatsApp pasca kematian Mirna. Padahal, dua teman Jessica, Hani dan Vera, yang ada di grup itu tidak meninggalkan grup chat yang berisi 4 sekawan itu.

"Setelah kejadian itu apakah ada yang left group WhatsApp?" tanya majelis hakim.

"Ada, Jessica. Saya dan Vera tidak," jawab Hani.

"Anda tahu alasannya?" tanya hakim ke Hani.

"Saya tidak tahu," jawab Hani lagi.

Meski sudah left group, Hani dan Jessica tetap chating secara pribadi.

"Saya dengan Jessica mulai perbincangan di private chat," ucapnya.
Ini Kesaksian Hani Juwita Boon, Teman Mirna di Sidang Jessica Ini Kesaksian Hani Juwita Boon, Teman Mirna di Sidang Jessica Reviewed by Amborsius Ambarita on 7/12/2016 10:56:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.