Jadi Menkeu, Sri Mulyani Tinggalkan Gaji Rp 8,25 Setahun di Bank Dunia

Sri Mulyani usai dilantik menjadi Menteri Keuangan
Sri Mulyani usai dilantik menjadi Menteri Keuangan. (Foto: Liputan6.com)
Sri Mulyani menerima tawaran Presiden Joko Widodo untuk bergabung ke dalam Kabinet Kerja sebagai Menteri Keuangan dalam reshuffle Jilid II. Hari ini, Kamis (28/7/2016), Ani sapaan Sri Mulyai, sudah berkantor di Kementerian Keuangan.

Perempuan kelahiran Bandar Lampung 53 tahun silam itu rela melepaskan gaji tinggi sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Berdasarkan data Bank Dunia pada Juni 2015, gaji Sri Mulyani sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia mencapai 630.175 dollar AS per tahun, atau Rp 8,25 miliar per tahun (kurs Rp 13.102).



Di Bank Dunia, gaji Sri Mulyani hanya kalah tinggi dari Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim yang mencapai 845.553 dollar AS, atau Rp 11 miliar per tahun.

Dibandingkan gaji Direktur Pelaksana Bank Dunia, gaji sebagai menteri sangatlah jauh. Saat ini besaran total gaji menteri berada dikisaran Rp 19 juta per bulan belum termasuk dana operasional. Artinya dalam setahun gaji materi Rp 216 juta.

Sri Mulyani sendiri punya alasan sendiri meninggalkan kursi Direktur Pelaksana Bank Dunia demi menjabat sebagai Menteri Keuangan RI.

"Tugas sebagai Menteri Keuangan adalah sangat penting. Kenapa saya kembali? karena ini adalah kepercayaan sekaligus kehormatan buat saya pribadi," ujar Sri Mulyani usai serah terima jabatan di Aula Mazanine Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

Ia berjanji akan memperkuat neraca keuangan dan kebijakan fiskal untuk menghadapi guncangan ekonomi global serta terus memperkuat fondasi perekonomian Indonesia dari sisi masyarakat, private sector, dan tata kelola pemerintahan.
Jadi Menkeu, Sri Mulyani Tinggalkan Gaji Rp 8,25 Setahun di Bank Dunia Jadi Menkeu, Sri Mulyani Tinggalkan Gaji Rp 8,25 Setahun di Bank Dunia Reviewed by Amborsius Ambarita on 7/28/2016 08:17:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.