Mengenal Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan yang Baru

Menteri Perhubungan yang baru, Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan yang baru, Budi Karya Sumadi. (Foto: Liputan6.com)
Budi Karya Sumadi kini dipercaya oleh Presiden Jokowi untuk menjalankan tugas sebagai Menteri Perhubungan menggantikan Ignatius Jonan. Anggota Komisi V DPR, Nizar Zahro menduga ada dua alasan kenapa posisi Jonan dicopot. Yaitu soal beda suara Jokowi dan Jonan terkait pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung serta isu kamacetan mudik di Brebes.

Lalu apa alasan Jokowi memilih Budi? Bidang ini memang tak asing bagi Budi yang terakhir kali menjabat sebagai Direktur Utama PT Angkasa Pura II (AP II). Buding memang bergerak lama di bidang korporasi BUMD, BUMN, berpengalaman dalam pembangunan infrastruktur, perhubungan.



Budi mengatakan setelah resmi menjabat Menhub, dirinya akan banyak melakukan pembenahan terutama dalam soal manajemen birokrasi dan sumber daya manusia (SDM). Mantan Dirut PT Jakarta Propertindo (Jakpro) ini pun mengaku mendapat dua tugas khusus dari Jokowi. Tugas tersebut yaitu membangun konektivitas transportasi darat, laut dan udara yang telah dijalankan oleh menteri sebelumnya.

Selanjutnya, Jokowi juga meminta Budi untuk membenahi manajemen birokrasi menjadi lebih berorientasi pada pelayanan terhadap masyarakat. Terkait dengan persoalan kemacetan yang kerap terjadi setiap musim mudik lebaran, Budi mengaku belum bisa memaparkan gagasannya saat ini. Ia masih harus mempelajari berbagai persoalan- persoalan tersebut dengan jajarannya di Kementerian Perhubungan.

Budi disebut sudah lama diincar Jokowi untuk menjadi pembantu dalam pemerintahannya. Ini tak aneh jika melihat sejumlah kesuksesan karirnya selama ini. Setelah lulus dari Universitas Gajah Mada jurusan arsitektur tahun 1981 Budi Karya Sumadi langsung bekerja disalah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta yakni PT Pembangunan Jaya Ancol tbk dari 1982 sampai 2004.

Budi dinilai berhasil menyulap Bintaro menjadi kota baru. Selain itu, ia juga dianggap sukses merevitalisasi taman kota Waduk Pluit dan Waduk Ria-Rio, menuntaskan proyek Rusunawa Marunda, dan Electronic Road Pricing (ERP).

Pria kelahiran Palembang 58 tahun silam itu kemudian menjadi Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dari 2004 hingga 2013. Pada 2015, ia diangkat menjadi Dirut AP II.

Dalam memimpin AP II Pria yang akrap disapa BKS ini mempunyai beberapa prestasi antara lain membangun terminal megah di bandar Udara (Bandara) Soekarno-Hatta yang biasa disebut Terminal 3. Selain itu, belum lama ini Budi Karya Sumadi berhasil mengembangkan Bandara Sultan Thaha Jambi dengan membangun terminal baru dengan konsep yang modern.

Di luar karir profesional, Budi pernah menjadi ketua persatuan Independent Golf Club Indonesia dan pengurus KONI DKI Jakarta.
Mengenal Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan yang Baru Mengenal Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan yang Baru Reviewed by Amborsius Ambarita on 7/27/2016 09:17:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.