Sakit Hati Istri Dihina, Motif Ferdianto Bunuh Jeni di Apartemen Belleza

Ferdianto, pelaku pembunuhan Jeni Nurjanah di Apartemen Belleza
Ferdianto, pelaku pembunuhan Jeni Nurjanah di Apartemen Belleza. (Detikcom)
olres Jakarta Selatan yang mengungkap kasus pembunuhan Jeni Nurjanah (25) oleh tersangka Ferdianto (23) di Apartemen Belleza pada tanggal 3 Juni 2016, memastikan bahwa pembunuhan tersebut bukan merupakan pembunuhan berencana. Karena pembunuhan dilakukan dengan menggunakan barang yang ada di sekitar lokasi.

"Kalau indikator direncanakan adalah mempersiapkan alat sejak awal. Tapi ini pelaku kan memakai alat yang ada di lokasi. Maka kecil kemungkinan direncanakan," kata Kapolres Jaksel Kombes Tubagus Ade saat menggelar rilis kasus pembunuhan Jeni di kantornya, Minggu (3/7/2016).

Jeni dibunuh oleh Ferdianto di tangga darurat lantai 30 tangga darurat lantai 30 apartemen. Pembunuhan dilakukan oleh tersangka karena merasa sakit hati korban menghina istri tersangka. Karena alasan sakit hati tersebut akhirnya tersangka membunuh korban dengan cara dicekik.

"Korban menemui pelaku di tangga darurat lantai 30. Di tangga tersebut terjadi cekcok mulut antara tersangka dan korban. Cekcok terjadi karena korban sudah 2 kali menghina istri tersangka dengan mengatakan istri tersangka cacat dan karena itu tersangka selingkuh dengan korban," kata Tubagus.

"Tidak terima dengan perkataan korban, tersangka lalu mencekik leher korban hingga tewas," lanjutnya.

Setelah Jeni tewas, Ferdianto kemudian membawa korban dengan cara menyeret melalui tangga darurat dari lantai 30 sampai lantai 23. Lalu tersangka membawa masuk Jeni yang sudah meninggal ke kamar apartemen 23A LV 6, yang merupaka tempat ditemukan jasad Jeni, melalui pintu belakang apartemen dimana tersangka memiliki kunci akses ke kamar tersebut.

"Tersangka kemudian melilit leher korban denhan menggunakan tali ikat gorden yang diambil dari kamar tersebut untuk memastikan korban sudah meninggal," ujar Tubagus.

Setelah memastikan korban tewas, kemudian tersangka memasukan korban ke dalam plastik hitam dan disembunyikan di bawah westafel kamar mandi dengan menutup dengan gorden putih.

Pelaku sendiri ditangkap di kediaman orang tuanya di Ciamis, Jawa Barat pada tanggal 2 Juli 2016 kemarin.

Tersangka ternyata memiliki hubungan khusus dengan korban. Padahal keduanya sudah memiliki pasangan yang sah. Namun untuk sejauh mana hubungan tersebut, Tubagus mengatakan masih perlu didalami.

"Motifnya adalah sakit hati karena ada perkataan korban yang menyinggung pelaku. Ini bukan penganiayaan tapi pembunuhan karena tindakannya dilakukan secara sadar dan dapat mengilangkan nyawa," lanjut Tubagus.

"Tersangka sudah berkeluarga dan istrinya tinggal di Lampung. Tersangka selama ini tinggal di kosan sekitar tempat tinggal. Korban juga sudah berkeluarga," imbuhnya.
Sakit Hati Istri Dihina, Motif Ferdianto Bunuh Jeni di Apartemen Belleza Sakit Hati Istri Dihina, Motif Ferdianto Bunuh Jeni di Apartemen Belleza Reviewed by Amborsius Ambarita on 7/03/2016 04:46:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.