TNI Sedang Investigasi Kabar Oknum Paspampres Beli Senjata Ilegal di AS

Kadispenad TNI Brigjen Sabrar Fadhilah
Kadispenad TNI Brigjen Sabrar Fadhilah. (koranyogya.com)
Seorang anggota US Army bernama Audi Sumilat mengaku menyelundupkan senjata ilegal untuk oknum Paspampres RI. Kabar tersebut sedang diinvestigasi oleh TNI.

"Saya sudah dengar tapi dalam proses investigasi. Mungkin sebaiknya karena Paspampres itu di bawah Mabes TNI jadi sebaiknya ke TNI," kata Kadispenad TNI Brigjen M Sabrar Fadhilah saat dikonfirmasi, Sabtu (9/7/2016).

Sementara itu, Kapuspen TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman yang hendak dikonfirmasi belum bisa dihubungi.



Sebelumnya diberitakan, prajurit AS bernama Audi Sumilat itu kini menjalani sidang dakwaan di pengadilan federal. Sumilat dan 3 orang rekannya merencanakan penyelundupan ini pada Oktober 2014 ketika mereka mengikuti pelatihan di Fort Benning, Georgia. Demikian dikutip dari situs Kantor Jaksa Amerika Serikat, District of New Hampshire, Kamis (7/7/2016).

Sumilat mengaku bahwa pada September dan Oktober 2015, dia membeli beberapa senjata api di Texas untuk anggota Paspampres. Senjata api itu diserahkan kepada anggota Paspampres yang sedang melakukan perjalanan dinas di Washington DC dan di kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York. Saat melakukan aksinya, Sumilat mengetahui bahwa para anggota Paspampres akan membawa senjata yang dibeli secara ilegal itu dari AS ke Indonesia.

Sesuai aturan, Sumilat seharusnya mengantongi lisensi khusus untuk menjual senjata ke luar negeri. Namun, dia tidak memiliki surat itu.

Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Brigadir Jenderal (Mar) Bambang Suswantono belum mengetahui perkara dugaan pembelian senjata ilegal yang dilakukan anggotanya di Amerika Serikat.
TNI Sedang Investigasi Kabar Oknum Paspampres Beli Senjata Ilegal di AS TNI Sedang Investigasi Kabar Oknum Paspampres Beli Senjata Ilegal di AS Reviewed by Amborsius Ambarita on 7/08/2016 07:52:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.