2 Hari Sebelum Aksi Teror, Ivan Uji Coba Bom di Atas Rumahnya

Kondisi Ivan Armadi Hasugian yang penuh luka
Kondisi Ivan Armadi Hasugian yang penuh luka. (Istimewa)
Ivan Armadi Hasugian sudah mempersiapkan peledakan bom bunuh diri dan menciptakan teror di Gereja Stasi Santo Yosep, Medan. Dua hari sebelumnya, tepatnya pada 26 Agustus 2016, Ivan mengujicobakan bom pipa yang ia rakit di atas rumahnya di Jalan Setia Budi, Gang Sehati, Medan.

Kediaman orangtua Ivan berlantai dua, tepat dibagian depan digunakan untuk menjemur pakaian. Sedangkan bagian belakang tak berlantai dua.



Adi, warga sekitar menjelaskan, satu hari sebelum Ivan melakukan penyerangan pastor mendengar suara ledakan yang keras. Ihwalnya, ia menduga trafo PLN meledak.

"Namun, saat aku mengitip ke jendela, terlihat Ivan meledakkan petesan yang terbuat dari pipa. Enggak tahu, kalau pipa-pipa itu dirakit buat bom serang gereja," ujarnya di Jalan Setia Budi, Gang Sehati, Medan Selayang, Minggu (28/8).

Selain itu, kata dia, Ivan meledakkan bom rakitan di loteng rumah sekitar pukul 09.00 WIB. Kala itu, banyak warga komplek tidak berada di rumah. Artinya menjalankan aktivitas sehari-hari.

"Ada dua kali suara ledakan, pertama keras kayak trafo meledak dan kedua kecil. Jadi, kami menduga hanya iseng-iseng main-main aja. Apalagi, Ivan rajin beribadah," katanya.

Sedangkan, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Ginting mengatakan, berdasarkan pengembangan dikediaman Ivan Armadi Hasugian ditemukan beberapa benda.

"Hasil pemeriksaan dari kamar Ivan memang ada, detonator rakitan, trafo, pipa, semen, alumunium foil, baterai, pasport atas nama Ivan, kartu tanda siswa, kabel-kabel dan pupuk urea," ujarnya.

Ia menuturkan, pada 26 Agustus 2016, sekitar pukul 09.00 WIB, Eva, kakak Ivan mendengar suara ledakan di atas rumah. Hasil pemeriksaan terindikasi Ivan melakukan percobaan terhadap bom pipa yang dirakit.

"Sekitar satu minggu yang lalu, ibu pelaku mengetahui bahwa terdapat kiriman paket kepada Ivan yang berisi pupuk," ungkapnya.

Pagi tadi Ivan menyamar dan masuk dan berada di antara umat, mengikuti misa dipimpin pastor Albert S Pandingan. Saat itu Ivan mendekati pastor Albert dan dari tasnya keluar percikan api. Beruntung umat tanggap dan sigap meringkus Ivan.

Baca juga: Begini Tampang Ivan Armadi Hasugian, Pelaku Bom Gereja di Medan

Pasca kejadian itu anggota Polda Sumatera Utara dan Polresta Medan segera menggeledah rumah kediaman Ivan yang selama ini masih menumpang dengan kedua orangtuanya.
2 Hari Sebelum Aksi Teror, Ivan Uji Coba Bom di Atas Rumahnya 2 Hari Sebelum Aksi Teror, Ivan Uji Coba Bom di Atas Rumahnya Reviewed by Amborsius Ambarita on 8/28/2016 10:45:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.