Cerita Asal Muasal Isu Keranda Terbang di Sawangan Depok

Warga Sawangan, Depok gelar siskamling
Warga Sawangan, Depok gelar siskamling. (Foto: Detikcom)
Tiga pekan terakhir, isu keranda terbang ramai diperbincangkan warga di Sawangan, Depok, Jawa Barat. Isu ini membuat resah. Bayangkan, banyak anak-anak dan ibu-ibu sekarang yang takut keluar rumah sejak Magrib menjelang.

Menurut Fitri (36), warga Sawangan yang juga istri Ketua RT 01/004, Sawangan Baru, Depok yang ditemui detikcom, Selasa (16/8/2016), isu keranda ini muncul karena ada beberapa warga yang melihat. Termasuk juga suaminya Edi Supini yang juga Ketua RT.



"Ini mulai 3 minggu lalu, akhir Juli, ada tukang sayur jam 2 pagi mau belanja ke pasar lihat. Setelah itu suami dan anak saya yang lihat malam-malam," jelas Fitri.

Rata-rata mereka yang melihat keranda itu terbuat dari kayu dan seperti terbang tak ada yang mengusung. Percaya tak percaya, Pak RT serta beberapa warga melihat.

"Suami saya awalnya nggak percayaan, pas mau ronda dia duduk di mushala, abis itu dia melihat seperti ada keranda berjalan sendiri tanpa ada yang mengangkat. Habis itu dia lari ke pos ronda," sambung Fitri.

Suaminya yang Ketua RT juga banyak menerima laporan dari beberapa warga. Isu ini membuat warga resah.

"Warga jadi pada resah, pada nggak berani keluar, kebanyakan ibu-ibu sama anak-anak," ujarnya.

Isu ini mulai mereda setelah polisi datang dan memberi imbauan. Siskamling ditingkatkan dan tak sungkan melapor ke polisi.

"Pak Heri Bhabinkamtibmas Polsek Sawangan datang memberi imbauan agar Siskamling ditingkatkan. Karena takutnya ada rekayasa sehingga rumah-rumah rawan kemalingan. Sekarang sih sudah mulai normal di sini," tutup Fitri.

Isu ini rupanya membawa hikmah bagi warga sekitar. Menurut Ketua RT 01/04 Sawangan Baru, Edi Supingi, kini lokasi kebun singkong relatif bersih. Tak ada muda mudi yang mojok di saat malam tiba.

"Ambil positifnya supaya warga yang mau ngapa-ngapain di kebon singkong jadi mikir-mikir lagi, sebelum-sebelumnya kerap ditemukan kondom di situ, sekarang jadi lebih mikir lagi. Terus yang buang sampah sembarangan juga, jadi mikir-mikir. Banyak ditemukan pas sehabis malam minggu. Semoga saja kejadian ini sebagai pengingat," kata Edi yang ditemui sambil ronda pada Jumat (19/8/2016) pukul 01.00 WIB.

Tak hanya Edi, warga lainnya juga merasa ada hikmah yang bisa dipetik. Salah satunya Joko Kendil yang merasa kejadian ini sebagai pengingat bagi warga untuk lebih waspada.

"Hikmah dari kejadian ini khususnya sebagai sarana pengingat untuk kita semua, khususnya warga RT 01/004 supaya lebih waspada. Waspada di sini bukan berarti kepada hal yang gaib, tetapi dari sesama manusia. Waspada takut terjadi pencurian, tindak kriminal, dan lain-lain. Tetapi ambil hikmahnya, warga disini jadi lebih rajin lagi untuk ronda, saling kenal satu sama lain. Jadikan peristiwa ini sebagai suatu pengingat," terang Joko yang dituakan masyarakat sekitar.

Hingga dini hari warga memang melakukan ronda. Mereka berkeliling kampung. Detikcom sempat ikut ronda dan tak melihat sesuatu yang aneh. Sepertinya isu keranda terbang hanya isapan jempol belaka.
Cerita Asal Muasal Isu Keranda Terbang di Sawangan Depok Cerita Asal Muasal Isu Keranda Terbang di Sawangan Depok Reviewed by Amborsius Ambarita on 8/19/2016 02:27:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.