Ini Pengakuan TW, Wanita 19 Tahun Pembuat Snack Bikini

BPOM Bandung memamerkan snack bikini dan bihun siap edar
BPOM Bandung memamerkan snack bikini dan bihun siap edar
TW (19), pemilik pabrik rumahan snack bikini di Depok tidak menyangka barang jualannya akan meledak di pasaran dan digerebek. Dia juga tidak menyangka produk yang dibuatnya mengarah ke pornografi.

"Kalau dia pikirannya nggak sampai ke sana (pornografi). Dia juga tidak menyangka makanan yang dibuatnya akan booming," ujar Kepala Tim Satuan Tugas (Satgas) Anti Kejahatan Anak dan Wanita (Srikandi) Polresta Depok AKP Elly Padiansari ketika dihubungi, Sabtu (6/8/2016). Satgas Srikandi ikut dalam penggerebekan yang dilakukan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Bandung.



Menurut pengakuan TW, snack diproduksi sejak Maret 2016.

"Produsen ini merupakan industri rumah tangga. Di menjual mulai Maret 2016. Mengaku telah memproduksi 11.000 bungkus yang diedarkan melalui sistem online," beber Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Bandung (BBPOM) Bandung Abdul Rahim di kantornya, Jl Pasteur Kota Bandung, Sabtu.

Dia melanjutkan, camilan yang menampilkan ilustrasi tubuh wanita berbikini memang tidak mengantongi izin. Sebut saja tidak mendaftarkan izin edar, serta merek dan gambar yang nyeleneh.

"Ini melanggar kesusilaan. Ini tanpa izin, adapun dari isi pihaknya masih melakukan penelitian," terangnya.

Selain itu, kata dia, barang dagang TW ini juga asal simpan label halal. Padahal jelas untuk mengantongi label halal, hanya MUI yang patut mengeluarkan.

"Dari saat pengajuan hingga penjualan sudah seperti ini bentuknya. Logo halal pun mereka naruh sendiri," terangnya.

Jadi dari awal produksi pelaku ini asal simpan label tanpa ada prosedur yang ditempuh. Menurut dia makanan ringan yang diproduksi rumahan harus menempuh perizinan dari Dinas Kesehatan yang nantinya akan keluar Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

"Kalau ini PIRT dari Dinkes. Yang bersangkutan harus ikut pelatihan di dinkes. Tapi sebenarnya Dinkes juga enggak akan mengeluarkan izin dengan gambar seperti ini," ungkapnya.

Dia mengatakan, ide membuat camilan bikini ini dimulai saat TW dan keempat temannya melakukan pelatihan enterpreneur di sebuah lembaga pendidikan non-formal.

"Mereka berkelompok lima orang, membuat proyek wirausaha. Tapi TW ini justru meneruskan untuk dibisniskan, sedangkan empat lainnya mengundurkan diri," tuturnya.

Dari situlah usaha TW ini terus berkembang dengan mengandalkan penjualan lewat internet. penyelidikanpun diawali dengan menelusuri akun instagramnya. Dari penelusuran itu BPOM menemukan ada keterkaitan dengan sebuah lembaga pendidikan non-formal.

Untuk Menarik Perhatian

Menurut Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok ini, TW hanya berpikir membuat bihun kekinian hanya karena menarik perhatian anak.

"Dia bilang bihunnya cuma menarik buat anak-anak," kata Elly.

TW merupakan mahasiswa jurusan bisnis di Bandung. Menurut Elly, TW berada di Sawangan Depok, tempat membuat pabrik snack bersama orangtuanya. "Dia buat bihun kekiniannya berlima sama teman-temannya," ucap Elly.

Atas kejadian ini, TW menyesalinya. PT kini tinggal di rumah orangtuanya, di lokasi pabrik tempat membuat snack bikini. "Ya iya, saya nggak tahu bakal seperti ini. Anak-anak suka, tapi kan tanggapan orang beda-beda," tutur Elly.

Baca juga: Ini Penampakan Rumah Mewah yang Jadi Pabrik Snack Bikini di Depok

BBPOM Kota Bandung menggerebek pabrik rumahan yang memproduksi makanan merek Bikini atau Bihun Kekinian di Depok dinihari tadi. Tim BBPOM menyita sejumlah bukti yakni produk siap edar dan alat produksi.

Dari hasil penggerebekan, petugas mengamankan produk jadi snack Bikini sebanyak 144 bungkus, kemasan primer snack Bikini sebanyak 3.900 lembar, bumbu-bumbu 15 bungkus, bahan baku bihun sebanyak 40 bungkus. Kemudian disita juga peralatan produksi berupa kompor, wajan dan lainnya.

Meski terbukti memproduksi snack Bikini, TW masih berada di Depok dan tidak ditahan.
Ini Pengakuan TW, Wanita 19 Tahun Pembuat Snack Bikini Ini Pengakuan TW, Wanita 19 Tahun Pembuat Snack Bikini Reviewed by Amborsius Ambarita on 8/05/2016 11:48:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.