Kapolri Perintahkan Anggotanya Usut Penyebab Kerusuhan Meranti

Ribuan massa mengepung Mapolres Meranti
Ribuan massa mengepung Mapolres Meranti. (Detikcom)
Pasca kericuhan di Polres Meranti, kini situasi telah kondusif. Agar tidak kembali terulang kejadian serupa Kapolri Jendral Tito Karnavian Memerintahkan Kepala Satuan Operasional (Kasops) dan Kadiv Propam Mabes Polri untuk mengusut tuntas permasalahan ini.



"Saya minta diusut secara serius, kalau seandainya memang betul adanya perlawanan, saksi-saksi menyatakan benar dan hasil visum adanya perlawanan dan confirm itu wajib dijelaskan kepada publik, untuk itu saya sudah menugaskan pejabat bintang 2 Kasops dan Kadiv Propam Mabes Polri itu juga bintang 2 untuk penyelidkan secara langsung," jelas Tito usai salat Jumat di Masjid Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (26/8/2016).

Tito menegaskan, dalam perintahnya tidak boleh ada anggota kepolisian yang melakukan kekerasan berlebih kepada siapapun termasuk pelaku.

"Saya sudah tegaskan di command list saya dengan jelas, tidak boleh melakukan kekerasan berlebihan kepada siapapun termasuk pelaku. Kalau ini yang menjadi masalah saya minta tegas kapolda untuk turun langsung dan menangani masalah ini dengan serius," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, aksi demo 1.000-an warga menuntut penjelasan atas kematian Apri Adi Pratama (24) tersangka pembunuh Brigadir Adil. Apri ditangkap setelah membunuh Adil dalam keributan soal asmara. Saat ditangkap, Apri hanya dilumpuhkan tembakan di kakinya. Namun belakangan Apri yang merupakan pegawai honorer di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Pemkab Meranti tersebut tewas diduga dianiaya rekan-rekan Brigadir Adil.

"Kita enggak melindungi petugas. Jika memang semua sudah betul tim mabes dan tim Polda menyatakan adanya penganiayaan sehingga meninggal dunia kepada tersangka yang sudah diamankan. Saya tidak akan segan-segan memprosesnya secara hukum internal dan pidana," tutur Tito.

Sebelumnya, Pihak Polda Riau, membantah tudingan Apri tewas karena dianiaya anggota. "Pelaku tewas karena kehabisan darah," kata Guntur.

Begitupun, kata Guntur, Kapolda Riau Brigjen Supriyanto sudah memerintahkan Propam untuk mengusut atas kematian Apri.

"Sudah ada perintah agar kasus kematian Apri untuk diusut tuntas," tutup Guntur.

Sebagai informasi, seorang warga Meranti Is Rusli (35) yang ikut menyerbu Mapolres Kepulauan Meranti pada Kamis (25/8) sekitar pukul 10.00 WIB tewas tertembak di kepalanya. Korban lalu dievakuasi oleh warga lainnya ke Rumah Sakit Umum Daerah Selatpanjang, Jalan Dorak.
Kapolri Perintahkan Anggotanya Usut Penyebab Kerusuhan Meranti Kapolri Perintahkan Anggotanya Usut Penyebab Kerusuhan Meranti Reviewed by Amborsius Ambarita on 8/26/2016 09:09:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.