Kronologi Sopir Pribadi Bernama Ahmad Asri Cabuli Bocah SMP di Kedoya

Ahmad Asri (kanan) saat diamankan di Mapolda Metro Jaya
Ahmad Asri (kanan) saat diamankan di Mapolda Metro Jaya. (Okezone)
Jajaran Unit V Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengamankan sopir cabul bernama Ahmad Asri atau AS (26) warga Desa Gemuruh Lebar, Banten. Dia diduga melakukan pencabulan terhadap siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di dalam mobil Honda Jazz nopol B 8509 HO.

Kepala Subdit Kejahatan dan Kekerasan Dirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Hendy F Kurniawan‎ ‎mengatakan bahwa penangkapan sopir pribadi ini lantaran adanya brodacat message berbentuk video di aplikasi WhatsApp.



Begini isi pesannya:

"Kemarin hari Senin, 22 Agustus 2016, lagi dalam keadaan macet, di depan saya ada mobil (B8509HO) yg kacanya tdk begitu gelap, terlihat ada supir dan seorang anak perempuan kecil yg duduk di belakang kiri. Saya berasa aneh sewaktu si supir mengacung-acungkan dan menggerakkan jari tengahnya ke arah belakang. Ga lama kemudian, si anak itu mengangkat kaki ke senderan kepala tempat duduk depan. Setelah itu si supir mengeluarkan HP dan memoto ke arah selangkangan anak itu. Dalam keadaan masih macet, si supir memaling ke belakang dan menundukkan kepalanya ke bawah dan ke belakang. Melihatnya memuakkan sekali. Mohon di bantu BC supaya si pemilik mobil, org tua anak itu bisa cepat menginvestigasi kejadiaan tersebut. Jangan sampai kejadian tsb dibiarkan dan laporkan ke pihak berwajib. Terutama bagi yg punya anak perempuan, hati2 lah dalam mengantar jemput anak anda, jangan biarkan anak tidak ditemani, dan hanya berdua dengan supir."

Mendapat informasi tersebut, polisi langsung bergerak melakukan penangkapan. Pihak kepolisian juga dengan mudah menyelidiki mobil yang ditumpangi pelaku lantaran dalam video itu, nomor polisi kedaaraan terlihat jelas.

"‎Kita tangkap pelaku di Kalideres, di rumah majikannya. Statusnya masih terperiksa dan tengah dilakukan pendalaman, apakah ada korban lainnya," kata Hendy di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (24/8/2016).

"Untuk sementara statusnya masih sebagai terperiksa. Kami saat ini masih menunggu laporan dari orangtua korban, karena dua-duanya kan bekerja sehingga belum bisa dimintai keterangan," ujarnya.

Ia menuturkan bahwa pelaku telah bekerja sebagai sopir pribadi di rumah korban selama enam tahun. Pelaku, lanjut dia, tinggal secara indekos tak jauh dari rumah majikannya di kawasan Kalideres, Jakarta Barat.

"Korban ini setiap hari diantar sekolah dan setiap hari juga dijemput. Ini juga bentuk respons petugas karena adanya peristiwa ini tersebar melalui sosial media," katanya.

Saat ditangkap, pelaku menyangkal telah berbut cabul terhadap korban. Pelaku mengaku hanya memfoto korban dengan pose-pose yang tidak senonoh.

"Pengakuannya tidak pernah berbuat cabul, cuma suka foto-foto korban saja," katanya.

Hendy menambahkan, pihaknya akan melakukan pendalam terhadap dugaan pencabulan yang dilakukan terhadap korban A. Sebab, diketahui sang majikan memiliki tiga anak yang dua di antaranya merupakan perempuan.

"Korban ini diantar dan dijemput setiap hari. Kedua orangtuanya masih bekerja ‎namun sudah kami beri tahukan. Ada tiga anak di mana diantar berbeda-beda. Dua anak perempuan yang masih SMP dan SD dan satu laki-laki," tandasnya.
Kronologi Sopir Pribadi Bernama Ahmad Asri Cabuli Bocah SMP di Kedoya Kronologi Sopir Pribadi Bernama Ahmad Asri Cabuli Bocah SMP di Kedoya Reviewed by Amborsius Ambarita on 8/24/2016 06:53:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.