Lee Chong Wei Harapan Terakhir Emas Malaysia di Olimpade Rio

Lee Chong Wei berpelukan dengan Lin Dan
Lee Chong Wei berpelukan dengan Lin Dan. (Foto: BWF)
Malaysia tampil mengejutkan di Olimpiade Rio de Janeiro untuk cabang bulutangkis. Negara jiran tersebut menempatkan tiga wakilnya di babak final yaitu ganda campuran Peng Soon/Goh Liu Ying, ganda putra putera Goh V Shem/tan Wee Kiong dan tunggal putera Lee Chong Wei. Bandingkan dengan Indonesia yang hanya diwakili Owi/Butet--kemudian meraih emas di sektor ganda campuran atau China yang hanya meloloskan 2 wakil.



Dapat disebut mengejutkan karena selain Lee Chong Wei, duo ganda tersebut sama sekali tak diunggulkan. Namun sayang keduanya kalah atas lawan-lawannya. Alhasil, Malaysia juga belum mampu meraih emas sepanjang sejarah Olimpiade. Kini, harapan terakhir di tangan Lee Chong Wei usai lolos ke final mengalahkan musuh kebuyutannya, Lin Dan dengan rubber game yang cukup ketat, 15-21, 21-11, 22-20 dalam 79 menit.

Sebelum pertandingan tersebut, Lee dibayangi kegagalannya dalam dua olimpiade sebelumnya, hanya bisa meraih perak dikalahkan lawan yang sama Lin Dan. Lagi pula, secara head to head, rekor pertemuan mereka juga dimenangkan Lin Dan dengan rekor 11-25. Namun, dendam Lee akhirnya terbayar.

"Ini kali pertama saya bisa mengalahkan Lin Dan di kompetisi besar. Hari ini Lin Dan dan saya bermain luar biasa. Saya bangga bisa mengalahkan dia," tutur Chong Wei dilansir Reuters.

Ia membeberkan mengapa bisa mengalahkan Lin Dan. Menurutnya, sepanjang permainan ia membangun pikiran untuk tidak kalah. Pengalaman dua kali pertemuan di olimpiade memberikan pelajaran berharga. "Pada 2012 saya sudah unggul dan saya kalah. Karenanya sekarang ini saya berpikir untuk tidak kalah," cetusnya.

Baginyai, keberhasilannya mengalahkan Lin Dan merupakan buah dari kesabaran. Ia sempat terkena larangan bertanding selama delapan bulan dan memulai kualifikasi lolos ke Olimpiade di peringkat di atas 150 pada Mei 2015. Ketekunannya untuk terus berlatih selama masa skorsing membuatnya mampu menjaga konsistensi permainan sehingga ia masuk Olimpiade dalam status peringkat satu dunia.

Lee mengaku sempat berbicara lama dengan pelatih asal Indonesia, Hendrawan yang merupakan juara dunia 2001 dan peraih medali perak di Olimpiade Sydney 2000. Dalam pembicaraan 30 menit tersebut, Chong Wei dan Hendrawan saling bertukar pengalaman.

"Saya berbicara selama 30 menit dengan dia, bertanya soal pengalamannya dan hal lainnya. Setelah itu, baru saya tidur," katanya.

Lee Chong Wei di final akan menghadapi pemain China lainnya, Chen Long. Unggulan dua Olimpiade ini lolos ke final setelah mengalahkan pemain Denmark, Viktor Axelsen 21-14, 21-15 dalam 48 menit. Rekor pertemuan mereka cukup berimbang 13-12. Lee kini diunggulkan meraih emas karena dalam empat pertemuan terakhir, ia berhasil mengalahkan pemain China tersebut.
Lee Chong Wei Harapan Terakhir Emas Malaysia di Olimpade Rio Lee Chong Wei Harapan Terakhir Emas Malaysia di Olimpade Rio Reviewed by Amborsius Ambarita on 8/19/2016 09:49:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.