Reza Artamevia Diduga Sudah Lama Pakai Narkoba

Reza Artamevia tersandung kasus narkoba
Reza Artamevia tersandung kasus narkoba. (Instagram)
Reza Artamevia dan Gatot Brajamusti ditangkap bersama beberapa orang lainnya saat berpesta sabu di Hotel Golden Tulip, Mataram, NTB pada Minggu (28/8). Gatot sendiri baru menggelar kongres PARFI di sana dan terpilih menjadi ketua umum. Dari delapan orang yang diamankan, Gatot dan Reza termasuk yang positif menggunakan narkoba.

Setelah peristiwa 2004 silam, hubungan Reza Artamevia dengan Aa Gatot diketahui publik. Saat itu, wanita bernama asli Reza Artamevia Adriana Eka Suci itu menghilang di Bandara Soekarno-Hatta usai tampil di Surabaya, Jawa Timur. Bersama lima orang rekannya, mereka mulanya sama-sama menunggu di ruangan bagasi. Entah apa yang terjadi, tiba-tiba Reza menghilang dari pandangan empat temannya. Menghilangnya Reza sangat misterius.

Singkat cerita, setelah malam itu Reza menghilang, akhirnya keluarga melapor ke polisi. Sepekan berlalu, pengacara Reza saat itu, Damayanti, menyebut Reza telah ditemukan. Ternyata Reza berada di sebuah padepokan di Sukabumi yang berlokasi di Jl. Cikiray 21, Rambay, Cisaat Sukabumi milik guru spiritualnya Gatot Brajamusti alias Aa Gatot. Disebut-sebut keberadaan Reza di sana untuk menenangkan diri, karena berbagai masalah yang mendera rumah tangga bersama Adjie Massaid.



Setelah peristiwa itu, nama Aa Gatot mendadak melejit. Dia selalu tampil ke publik dengan dandanan khas bersorban. Di sana juga sudah ada Elma Theana, salah seorang murid yang juga famili Gatot.

Entah apa teknik pengobatan yang dilakukan Aa Gatot untuk mengobati depresi yang dialami Reza. Kabar kemudian berhembus, Gatot menggunakan narkoba untuk memberikan ketenangan kepada pasiennya. Elma Theana pernah mengungkapkan Aa Gatot benar-benar mengajarkan mengaji dan ilmu agama Islam lainnya.

Sebelum penggerebekan di Mataram, petugas Badan Narkotika Nasional ternyata sudah tiga kali menggrebek Gatot. Salah satunya terjadi pada tahun 2012 di kawasan Puncak, Bogor dan di Padepokannya di Sukabumi. Namun, BNN tak menemukan bukti kepemilikan narkoba saat itu. Diduga, dengan alasan kecurigaan masyarakat akan dirinya terkait narkoba, Gatot menjual padepokannya senilai Rp 3,5 M.

Info yang beredar di masyarakat sekitar, Gatot berencana menggunakan uang hasil penjualan padepokannya tersebut untuk membuat sebuah masjid di dekat kediamannya di kawasan Puncak, Bogor. Ada juga kabar menyebutkan Gatot mempunyai sebuah villa mewah di Cipanas, Cianjur Jawa Barat.

Sejak saat itu, Gatot tinggal di kawasan Pondok Pinang, Jaksel. Reza sendiri disebut tetangga hampir tiap hari mengunjungi rumah Gatot dan menginap di sana. Isu yang berkembang, Reza beserta Gatot dan istrinya sering berpesta sabu di kawasan puncak.

Pihak keluarga belum bisa berkomentar banyak soal kabar ini. Pengacara Ramdan Alamsyah yang baru diminta bantuan hukumnya juga belum bisa memberikan keterangan. "Saya akan ke Lombok untuk bertemu Reza bersama keluarga. Jadi belum bisa banyak bicara karena kuasa belum resmi ditandatangani Reza," terang Ramdan saat dihubungi, Rabu (31/8).

Ramdan mengaku langsung dimintai bantuan oleh kedua anak Reza dari Adjie, Aaliyah dan Zahwa. "Tadi malam ditelepon, ketemu dan diminta sama anaknya Reza si Aaliyah Masaid untuk bantu dampingi mamanya di Lombok," ungkapnya.

Keluarga ingin segera Reza direhabilitasi. "Normatifnya begini, kalau memang nanti surat kuasa sudah ditandatangani kita akan minta ke pihak kepolisian supaya minta direhabilitasi," ungkap Ramdan,

Reza bersama Gatot masih diperiksa di Polres Mataram. Khusus Gatot, pria yang belakangan sibuk di dunia film ini turut terjerat masalah kepemilikan senjata api dan hewan langka.
Reza Artamevia Diduga Sudah Lama Pakai Narkoba Reza Artamevia Diduga Sudah Lama Pakai Narkoba Reviewed by Amborsius Ambarita on 8/31/2016 12:59:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.