Ruhut: Ada 2 Pihak yang Tak Senang Arcandra Jadi Menteri ESDM

Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul
Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul. (Foto: Detikcom)
Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul menilai kasus dwi kewarganegaraan yang menimpa Arcandra Tahar yang berujung pencopotan dirinya sebagai Menteri ESDM berbau politis. Anggota Komisi III DPR RI ini menyebut ada pihak-pihak yang tidak senang dengan keberadaan Arcandra Tahar sebagai menteri yang disandangnya hanya selama 20 hari.



"Yang bermain itu hanya dua, pertama, pendukung Sudirman Said, pendukung yang kecewa. Kedua, mereka yang GR (gede rasa) mau jadi menteri ESDM, tapi enggak jadi," kata Ruhut di Kompleks Parlemen, Selasa (16/8/2016).

Namun, Ruhut enggan mengungkapkan saat ditanya lebih detail mengenai siapa pihak yang dimaksud. "Kalian tahu lah. Aku tak usah sebut. Tanya saja sama rumput bergoyang," ujarnya.

Ruhut mengatakan seharusnya negara ini bersyukur Arcandra mau kembali ke Indonesia. Ia menyamakan Archandra dengan B.J. Habibie pada tahun 1970-an yang bersedia kembali ke Tanah Air dan mengabdi ke Indonesia. "Mereka itu orang jenius yang dibutuhkan negara ini," ujar dia.

Anggota Komisi III DPR itu hanya menyesalkan pencopotan Arcandra. "Apa pun dia, dia adalah aset kita. Kita pernah punya Habibie, kita punya Sri Mulyani, dan kita punya Arcandra," ujarnya.

Ruhut mengatakan, bangsa ini sangat butuh sosok seperti Arcandra. Pembangunan sektor energi dan sumber daya, kata Ruhut, membutuhkan tangan-tangan terampil.

"Saya sudah pernah ketemu langsung dengan Arcandra. Dia bilang belum lepas kewarganegaraan Indonesia. Kalau ada yang bicara macam-macam, itu omong doang," ketus Ruhut.

Ia menambahkan, jika memang ada kasus besar yang dilakukan Arcandra, tentu Presiden akan memberikan sikap berbeda ketika mencopot lulusan Teknik Mesin ITB tersebut.

"Memang saya salut kepada Pak Presiden memberhentikan dia dengan hormat. Artinya, tidak ada kesalahan yang dia lakukan, tapi banyak orang yang gondok," ucapnya.

Presiden Joko Widodo memberhentikan dengan hormat Arcandra Tahar pada Senin (15/8/2016) malam. Pencopotan ini menyusul isu dwi-kewarganegaraan yang dimiliki Arcandra. Sebagai pengganti, Presiden Jokowi menunjuk Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menko Kemaritiman sampai ada menteri ESDM definitif.
Ruhut: Ada 2 Pihak yang Tak Senang Arcandra Jadi Menteri ESDM Ruhut: Ada 2 Pihak yang Tak Senang Arcandra Jadi Menteri ESDM Reviewed by Amborsius Ambarita on 8/16/2016 07:08:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.