Sedotan di Kopi Mirna Ternyata Terbuang di Saluran Wastafel Cafe

Saksi ahli jelaskan rekaman CCTV
Saksi ahli jelaskan rekaman CCTV. (Foto: Detikcom)
Pada sidang kasus kopi maut beberapa waktu lalu, pengacara Jesscia Kumala Wongso mempertanyakan keberadaan sedotan yang ada di gelas Vietnam Ice Coffe yang ada di gelas Wayan Mirna Salihin. Ternyata keberadaan sedotan itu terungkap lewat CCTV.



Dalam sidang yang digelar Rabu (9/8/2016), di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jl Bungur Besar Raya, rekaman CCTV tersebut menjawab mengapa sedotan tersebut bisa hilang.

Saksi ahli bidang IT Cristopher Hariman Rianto, menjelaskan frame demi frame letak seodatan tersebut pasca Mirna tewas usai minum kopi Vietnam. Setelah Mirna minum kopi, dia mengalami kejang-kejang, sedangkan gelas kopi dibawa pegawai kafe ke dapur.

Dari dalam dapur, gelas kopi itu dibawa keluar untuk ditunjukkan ke manager kafe Devi. Setelah itu, gelas kopi yang masih ada sedotan itu dibawa kembali ke dapur.

"Kita lihat di dapur ada 3 pegawai, masing-masing mereka mencium. Terus ada 1 yang mencicipi dengan lidah dan reaksinya meludah di sink atau sejenis wastafel kafe. Kalau bapak lihat garis hitam di sink itu, itulah sedotannya," ujar Hariman menjelaskan rekaman CCTV tersebut.

Hariman mengatakan, setelah sedotan berada sink, tak lama kemudian sedotan itu hilang. Artinya, sedotan tersebut terbuang ke dalam saluran sink.

Hariman juga memaparkan analisanya mengenai pergerakan gelas kopi setelah kopi selesai dibuat oleh Barista. Salah satu yang disorot yaitu keberadaan sedotan yang sempat dipertanyakan.

Ia memastikan sedotan telah ada di gelas es kopi Vietnam saat Mirna akan meminumnya.

"Kita bisa melihat runutan waktu mengambil kopi 17:18:30 WIB, kemudian di pukul 17:18:31 mulai mengaduk kopi. Dan sedotan yang sudah ada di dalam gelas, karena tidak terlihat pergerakan mengambil sedotan," ucap dia.

"17:18:39 WIB terlihat korban melepaskan tas dan diletakan di sebelah kiri Mirna atau sebelah kanan terdakwa. 17:18:45 WIB korban terlihat korban melepaskan tangannya dari sedotan yang ada di tangannya, 17:18:47 terlihat korban meminum dari gelas kopi," ucap Christopher.

Dalam pemeriksaan CCTV di Kafe Olivier, Christoper meneliti pecahan rekaman hingga terhitung ada 13 file. Dia menggunakan teknik menggabungkan pecahan rekaman itu sehingga menjadi satu pergerakan utuh.

"Ada 13 file. Saya teliti satu persatu. Dari CCTV satu hingga akhir. Saya lihat even yang menjadi cukup perhatian. Saya lihat dengan penggabungan juga untuk melihat sehingga memudahkan analisa suatu objek," jelas dia.

Wayan Mirna Salihin tewas usai menyeruput es kopi Vietnam mengandung sianida di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada 6 Januari 2016. Teman Mirna, Jessica Wongso kini menjadi terdakwa dalam kasus dugaan pembunuhan ini.
Sedotan di Kopi Mirna Ternyata Terbuang di Saluran Wastafel Cafe Sedotan di Kopi Mirna Ternyata Terbuang di Saluran Wastafel Cafe Reviewed by Amborsius Ambarita on 8/10/2016 08:17:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.