Ahok Ingin Pecat Wali Kota Jakbar, tetapi Dilarang Mendagri

Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi
Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi. (Warta Kota)
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku sudah ingin memecat Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi. Sebab, lanjut dia, banyak aduan dari warga bahwa Anas "bermain" tanah.

Namun, langkah Ahok terhambat oleh instruksi dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

"Mendagri kirim surat, enam bulan sebelum pemilihan (Pilkada DKI Jakarta 2017), pelantikan, enam bulan lagi, (pejabat eselon II) enggak boleh dipecat. Lucu juga," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Akibat instruksi tersebut, Ahok tak bisa memecat atau mendemosi pejabat eselon II. Sementara itu, di sisi lain, Ahok ingin memecat Anas.


Ahok meminta staf pribadinya untuk menelusuri berbagai laporan warga terkait Anas, termasuk dengan aduan warga terkait lahan di Jalan Krendang Utara.

(Baca: Wali Kota Jakbar: Bohong Dia Itu,Saya Tak Salah Gusur)

Warga yang diketahui bernama Andre itu mengaku sebagian lahannya digusur oleh Pemkot Jakarta Barat pada November 2015 lalu. Padahal, sertifikat yang dimiliki Pemkot Jakarta Barat berada di Jalan Krendang Indah, Tambora, Jakarta Barat.

"Nanti saja kalau dia (Anas) masalah kriminal, kalau memang dia salah ya kami pidanain. Kalau pidana, otomatis dicopot, kami pakai Plt (pelaksana tugas)," kata Ahok.
Ahok Ingin Pecat Wali Kota Jakbar, tetapi Dilarang Mendagri Ahok Ingin Pecat Wali Kota Jakbar, tetapi Dilarang Mendagri Reviewed by Amborsius Ambarita on 9/22/2016 03:25:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.