Gembong Narkoba Faizal Rachman Idap HIV dan Pakai Sabu Sejak SMP

Polisi memperkenalkan Faizal Rachman dan barang bukti
Polisi memperkenalkan Faizal Rachman dan barang bukti. (PosKota)
Beritakepo.com. Gembong narkoba Faizal Rachman (31) terbukti melakukan kejahatan pembunuhan, narkoba dan kepemilikan senjata api. Ia menembak mati anggota polres Jakbar, Aris Dinata yang menggerebek rumahnya di Jalan Bugis, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 19 Januari 2016 dini hari.

Majelis hakim PN Jakut yang terdiri dari Jeferson Tarigan dengan anggota Ibn Oka Diputra dan Parnaehan Silitonga hanya memvonis Faizal 20 tahun penjara dengan hal yang meringankan yaitu sopan dan berterus terang di persidangan.

Ibu Faizal, Yulima menuturkan anaknya sudah kecanduan narkoba sejak usia 14 tahun.

Faizal lahir pada 3 Oktober 1985 dan saat menginjak bangku SMP mulai memakai narkoba.

"Faizal sejak umur 14 tahun sudah sebagai pemakai narkoba dan menderita HIV pada tahun 2000," kata Yulima sebagaimana dikutip dari putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut), Jumat (9/9/2016).


Faizal merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Ayah Faizal telah meninggal dunia pada 2008. Yulima telah memasukkan Faizal ke pusat rehabilitasi pada 2000 hingga 2001.

"Karena ruangan sempit, anak saya keluar dari panti rehabilitasi," ujar Yulima.

Faizal sempat sembuh selama dua tahun tetapi setelah itu ia kembali lagi terjerumus ke dunia hitam. Setelah itu, Faizal ketergantungan dengan narkoba dan juga meminum metadon untuk penyakit HIV yang dialaminya.

"Bila tidak memakai metadon, anak saya sangat lemas,"

Tapi Yulima tidak mengetahui jika anaknya malah terlibat bisnis jual beli narkoba. Ia mengaku anaknya mendapatkan terapi dari Puskesmas tiak hari Senin, Rabu dan Kamis.

"Saya juta tidak tahu senjata api dari mana," tutur Yulima.
Gembong Narkoba Faizal Rachman Idap HIV dan Pakai Sabu Sejak SMP Gembong Narkoba Faizal Rachman Idap HIV dan Pakai Sabu Sejak SMP Reviewed by Amborsius Ambarita on 9/09/2016 06:52:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.