Ditemukan Mahasiswi UGM, Buah Pare Efektif Bunuh Jentik Nyamuk DBD

5 Mahasiswi UGM menemukan efektivitas pare membunuh jentik nyamuk
5 Mahasiswi UGM menemukan efektivitas pare membunuh jentik nyamuk. (ugm.ac.id)
Beritakepo.com. Yogyakarta - Lima mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta berhasil menemukan efektifitas buah dan biji pare (Mommordica charantia L) dalam membunuh jentik nyamuk demam berdarah dengue (DBD). Kelimanya adalah adalah Ayu Safitri, Nilahazra Khoirunnisa, Syindi Ariska FP, Diyah Tri Utami, dan Adhestya Alfiani.

"Dalam buah dan biji pare mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, dan terpenoid yang cukup tinggi. Keempat senyawa itu memiliki kemampuan untuk membunuh jentik nyamuk," ungkap Mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Diyah Tri Utami, di Kampus UGM, belum lama ini, seperti diberitakan Okezone, Sabtu, (29/10/2016).

Ia mengatakan, senyawa tersebut bisa mematikan syaraf dan menyerang sistem pernafasan yang bisa mengakibatkan kematian pada hewan-hewan kecil seperti jentik nyamuk. Ia menjelaskan, DBD masih menjadi penyakit yang mengancam kesehatan masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Posisi Indonesia yang berada di wilayah tropis, katanya, menjadikan Indonesia berpotensi menjadi tempat berkembangnya penyakit DBD.

"Data Kementerian Kesehatan mencatat, masih terjadi sebanyak 7.244 kasus DBD di Indonesia selama tahun 2015," ucap dia.

Ia menuturkan, berbagai upaya pencegahan dilakukan guna meminimalkan munculnya DBD di masyarakat, salah satunya dengan pemberian abate.

"Penggunaan larvasida kimia terbukti mampu mengendalikan jentik atau larva nyamuk Aedes aegypti. Namun, penggunaan secara terus-menerus dapat menimbulkan sejumlah efek samping, seperti menyebabkan resistensi, pencemaran lingkungan, serta persoalan kesehatan masyarakat karena efek karsinogenik dari abate," terang Diyah.

Ia menambahkan, penggunaan buah dan biji pare dalam membunuh jentik nyamuk DBD, terbukti efektif dalam memberantas perkembangbiakan nyamuk DBD.

"Sekaligus, penggunaan buah dan biji pare meminimalisasi penggunaan bahan kimia dalam memberantas jentik nyamuk DBD. Termasuk didalamnya, buah dan biji pare ramah lingkungan," terang Diyah.

Untuk mengetahui efektivitas buah dan biji pare dalam membunuh larva, mereka melakukan penelitian dalam skala laboratorium pada jentik Aedes aegypti. Nyamuk yang mereka gunakan diperoleh dari Balai Litbang P2B2 Banjarnegara. Jentik nyamuk tersebut selanjutnya direndam dalam ekstrak biji dan juga ekstrak buah pare yang telah dilarutkan dengan etanol. Perendaman dilakukan selama 48 jam. Hasilnya menunjukkan bahwa bahwa ekstrak buah dan biji pare mampu membunuh jentik nyamuk.

“Hasil optimal untuk pemberian ekstrak buah pare pada konsentrasi 0,2 gr/100ml mengakibatkan kematian larva hingga 100 persen. Sementara untuk biji pare dengan konsentrasi lebih tinggi yaitu 0,5 gr/100ml,” tambah Diyah.

Diyah berharap adanya penelitian ini nantinya bisa memberikan informasi ilmiah kepada masyarakat mengenai alternatif pengendalian demam berdarah dengan menggunakan buah dan biji pare. Berbagai senyawa yang terkandung dalam biji dan buah pare berpotensi digunakan sebagai larvasida alami yang ramah lingkungan.

“Ke depan masih dibutuhkan sejumlah penelitian lanjutan terhadap buah dan biji pare sebagai alternatif larvasida guna mengetahui efeknya pada organisme lain,” pungkasnya.
Ditemukan Mahasiswi UGM, Buah Pare Efektif Bunuh Jentik Nyamuk DBD Ditemukan Mahasiswi UGM, Buah Pare Efektif Bunuh Jentik Nyamuk DBD Reviewed by Amborsius Ambarita on 10/28/2016 08:17:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.