Marwah Daud: Dimas Kanjeng Mengadakan Uang Bukan Menggandakan

Marwah Daud berkunjung ke Padepokan Dimas Kanjeng
Marwah Daud berkunjung ke Padepokan Dimas Kanjeng. (Detikcom)
Ratusan pengikut Taat Pribadi di Padepokan Dimas Kanjeng di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, menyambut meriah kedatangan Marwah Daud Ibrahim, saat mengunjungi para padepokan, Sabtu (1/10/2016).

Para pengikut yang masih tinggal di tenda tampak sumringah melihat ketua yayasannya (Marwah Daud) tiba di padepokan. Para pengikut laki-laki dan perempuan langsung bersalaman dan sungkeman. Bahkan disambut dengan pembacaan salawat.

Marwah Daud menegaskan jika guru besar mereka Taat Pribadi tidak pernah menggandakan uang melainkan mengadakan uang untuk kemaslahatan umat.


"Jadi ini bukan penggandaan tapi ini pengadaan," tegas Marwah pada wartawan saat berkunjung di Padepokan Dimas Kanjeng.

Marwah juga menegaskan di Padepokan Dimas Kanjeng tidak pernah ada mahar dari para santri yang ingin bergabung. Wanita yang juga pengurus MUI dan ICMI ini mengibaratkan seperti di sebuah organisasi yang mewajibkan seluruh anggotanya untuk bayar iuran wajib.

"Sama dengan organisasi, ada iuran pokok, kalau di sini mahar. Kalau koperasi simpanan wajib kalau di sini biasanya sesuai dengan keperluan dan kemampuan. Misalnya mau bangun jalan, pendopo. Tapi di sini juga biasa disebut saweran tapi dicatat meski sifatnya saweran," ungkap Marwah.

Apakah Dimas Kanjeng menjanjikan kepada para santri?

"Beliau tidak pernah berjanji, tapi dengan melihat gambar-gambar. Insya Allah, masya Allah," pungkas Marwah.

Dalam sambutannya Marwah meminta pada para santri untuk bersabar karena sedang diuji. "Biasanya kalau diuji mau naik tingkat. jangan khawatir semuanya, insya Allah, izin Allah."

"Dan kita yakin apa yang terjadi demi kebaikan kita semua. Kita harus menghargai bapak polisi, kan menjalankan tugas kita," ujar Marwah.

Ia juga bersyukur saat Dimas Kanjeng dijemput kepolisian tidak ada konflik dan semua berjalan damai. Marwah juga berharap para santri tetap bersabar dan membiarkan proses hukum berjalan untuk mencari kebenaran.

"Seperti disampaikan Dimas Kanjeng sampaikan pada malam sebelum kejadian bahwa tahapannya sudah selesai. Karena sekarang sedang ujian ya harus sabar," pungkas Marwah.
Marwah Daud: Dimas Kanjeng Mengadakan Uang Bukan Menggandakan Marwah Daud: Dimas Kanjeng Mengadakan Uang Bukan Menggandakan Reviewed by Amborsius Ambarita on 10/01/2016 04:27:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.