Sebelum Sabita Dikembalkan, Orang Tua Terima SMS Permintaan Tebusan

Sabita Mafudiah Lailia dan kedua orang tuanya
Sabita Mafudiah Lailia dan kedua orang tuanya. (Detikcom)
Sabita Mafudiah Lailia, bocah 3,5 tahun yang sempat diculik dua pria tak dikenal, sudah kembali ke rumah orang tuanya di Dusun Nongkosewu, Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Satria Pamungkas, ayah Sabita mengungkapkan kebahagiannya bisa kembali bertemu putri bungsunya, apalagi dalam kondisi selamat.
"Alhamdulillah, kondisi normal (sehat), cuman agak diam gitu," ucap Satria kepada wartawan ditemui di kediamannya, Minggu (23/10/2016) malam, seperti diberitakan Detikcom.

Satria mengaku, tidak memiliki musuh atau bermasalah dengan orang lain. "Setahu saya tidak ada, tidak pernah ada begitu," akunya.

Bapak dua anak ini juga tidak mengetahui, ketika disebut saksi mata terkait pengendara motor yang mengembalikan Sabita diketahui adalah perempuan dan lelaki. "Kalau saya gak paham dan tidak tahu," ujarnya.

Dia juga menyebut, sebelumnya ada pesan singkat yang diterima mengenai permintaan uang tebusan yang diduga dikirim oleh pelaku.
Permintaan itupun tidak langsung direspon, lantaran pengirim SMS tidak menyebutkan jumlah uang tebusan serta ke mana harus mengirimkan.

"Iya tadi, seperti yang dikirim melalui SMS minta uang tebusan. Nominal tidak disebut, begitu juga ke mana harus mengirimnya, kami tidak tahu," kata Satria.

Sementara itu, aparat kepolisian sedang memburu pelaku yang diduga sebagai penculik Sabita Mafudiah Lailia. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Malang AKP Adam Purbantoro menyampaikan, kembalinya Sabita tanpa disertai permintaan sesuatu dari penculik.

Korban diturunkan pengendara motor di tempat sepi yang tidak jauh dari tempat tinggalnya, Minggu (23/10/2016), malam.

"Sempat ada beberapa SMS minta uang tebusan. Tetapi diragukan, karena identitas tidak diketahui jelas," kata Adam dikonfirmasi mengenai kepulangan Sabita.

Adam mengungkap, bahwa pihaknya telah mengantongi identitas yang diduga terlibat dalam aksi penculikan terhadap Sabita. Siapa dia? Adam masih merahasiakannya. "Identitas (pelaku) sudah ada, kami masih lakukan pengejaran," tegas Adam kepada wartawan.

Dijelaskan, bahwa warga yang mengetahui keberadaan Sabita sempat mengejar pelaku, namun berhasil kabur dengan mengendarai motor. "Sempat dikejar warga, pengendara motor yang menurunkan korban di tempat sepi," jelasnya.

Menurut Adam, pengejaran pelaku akan terus dilakukan. Tiga tim yang sudah diterjunkan sejak awal kejadian kini tengah memburu jejak keberadaan pelaku. "Masih terus kita dalami, tindak pidana sudah terjadi. Meskipun korban sudah dipulangkan," tuturnya.

Seperti diberitakan, di tengah usaha aparat kepolisian memburu keberadaan pelaku. Sabita Maufidah Lailia korban penculikan mendadak ditemukan tidak jauh dari tempat tinggalnya Dusun Nongkosewu, Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Minggu (23/10/2016), sekitar pukul 20.30 WIB.
Sebelum Sabita Dikembalkan, Orang Tua Terima SMS Permintaan Tebusan Sebelum Sabita Dikembalkan, Orang Tua Terima SMS Permintaan Tebusan Reviewed by Amborsius Ambarita on 10/23/2016 08:27:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.