2018 Terakhir, Malaysia Tak Lagi Mau Jadi Tuan Rumah F1

Malaysia tak mau lagi menggelar Grand Prix F1
Malaysia tak mau lagi menggelar Grand Prix F1. (Istimewa)
Beritakepo.com. Malaysia tidak akan menjadi tuan rumah Grand Prix Formula 1 setelah kesepakatan saat ini kadaluarsa pada 2018, kata menteri pariwisata dan kebudayaan negara itu pada Senin. Setelah 17 tahun berturut-turut sejak tahun 1999 mengelenggarakan F1, 2018 akan menjadi yang terakhir.

"Tidak lagi (menjadi tuan rumah Grand Prix Formula 1) setelah 2018," kata Nazri Abdul Aziz kepada para pewarta pada parlemen ketika ditanyai mengenai laporan-laporan negara itu mengenai pertimbangan penghentian balapan tahunan itu.

"(Dari) perspektif jangka panjang, ini mungkin merupakan kesepakatan yang tepat karena lebih mahal dan tidak lagi atraktif," tambah sang menteri, menurut rekaman audio yang didengarkan oleh Reuters.

Malaysia mempertimbangkan membatalkan balapan itu karena menurunnya penjualan tiket dan penonton televisi. Menteri Pemuda dan Olahraga Khairy Jamaluddin menyatakan, kalau Malaysia mungkin lebih baik untuk istirahat menjadi tuan rumah grand prix. Ini karena pengeluaran yang cukup besar dan tidak membawa hasil yang diperlukan bagi pemerintah.

Nazri menambahkan, negara tidak mendapatkan hasil seimbang dari dana yang dihabiskan pada setiap penyelenggaraan. "Kehadiran F1 menurun dan kurang daya tarik sekarang. Kami menghabiskan 300 juta ringgit setahun atau Rp 923 miliar, dan kami bahkan tidak membuat kembali 300 juta ringgit," ucap Nazri, mengutip Paultan, Senin (21/11/2016)..

Nazri melanjutkan, salah satu faktor besar menurunnya minat, yaitu kegagalan driver Malaysia mencapai papan atas di balapan Formula 1. "Ini adalah cerita yang berbeda untuk MotoGP, karena minat itu masih ada. Kami akan kehilangan pariwisata banyak jika MotoGP dihentikan," ucap Nazri.

Pada pagi hari, penguasa Formula 1 Bernie Ecclestone menyuarakan masa depan olahraga ini di Asia Tenggara dengan menyampaikan kepada majalah Jerman bahwa Singapura tidak lagi ingin menjadi tuan rumah Grand Prix setelah kesepakatan saat ini habis pada tahun depan.

Grand Prix Malaysia terakhir kali diselenggarakan pada Oktober, ketika pebalap Australia Daniel Ricciardo mengklaim kemenangan perdananya musim ini. Perusahaan minyak negara Petronas merupakan sponsor utama untuk balapan Formula 1 di Kuala Lumpur. Perusahaan itu mendapat hantaman keras dari penurunan harga minyak dunia belakangan ini.
2018 Terakhir, Malaysia Tak Lagi Mau Jadi Tuan Rumah F1 2018 Terakhir, Malaysia Tak Lagi Mau Jadi Tuan Rumah F1 Reviewed by Amborsius Ambarita on 11/21/2016 05:46:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.