Ketum HMI Ancam Gelar Demo Jika Ahok Tak Jadi Tersangka

Ketua Umum PB HMI Mulyadi P Tamsir
Ketua Umum PB HMI Mulyadi P Tamsir. (Liputan6.com)
Beritakepo.com. Jakarta - Belum diketahui apa hasil gelar perkara kasus penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Namun pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengancam akan turun ke jalan untuk aksi tanggal 25 November nanti.

"Kita lihat hasil gelar perkara besok, kalau memang hasil gelar perkara itu belum memenuhi unsur keadilan, belum memenuhi rasa keadilan rakyat bisa jadi kita turun lagi," ujar Ketua Umum PB HMI Mulyadi P Tamsir kepada wartawan, usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Rasa keadilan seperti apa yang dimaksud? "Kan kemarin tuntutannya jelas, bahwa Ahok menistakan agama dan menistakan Alquran, maka harus diberikan sanksi," jawab Mulyadi.

Saat ditanya desakan HMI agar kasus Ahok naik ke tahap penyidikan, Mulyadi hanya menegaskan proses hukum harus memberikan keadilan.

"Tadi kan saya sampaikan, kalau tidak memenuhi unsur rasa keadilan rakyat kita akan tetap menuntut pemerintah untuk bisa memberikan keadilan," imbuhnya.

Mulyadi menegaskan pihaknya masih akan menunggu hasil gelar perkara terlebih dahulu sebelum memutuskan apakah akan turun ke jalan atau tidak.

"Belum, kita akan lihat hasil gelar perkara dulu. Nanti saja terlalu jauh," pungkas Mulyadi.
Ketum HMI Ancam Gelar Demo Jika Ahok Tak Jadi Tersangka Ketum HMI Ancam Gelar Demo Jika Ahok Tak Jadi Tersangka Reviewed by Amborsius Ambarita on 11/15/2016 06:25:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.