Bantah Klaim Habib Rizieq, Pria Ini Hitung Jumlah Massa Aksi 212

Perhitungan jumlah massa aksi 212
Perhitungan jumlah massa aksi 212. (Istimewa)
Beritakepo.com. Persoalan jumlah massa saat aksi 2 Desember ini memang masih jadi perdebatan hingga saat ini. Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pembela Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Habib Rizieq Shihab mengklaim jumlah massa di aksi 2 Desember mencapai 7,5 juta orang.

Netizen banyak yang tak setuju atas klaim Rizieq tersebut karena jumlah total jemaah haji 2016 dari seluruh dunia di berbagai pemberitaan hanya 1.8 juta orang. Ada juga yang menyebut tidak mungkin jumlah massa aksi 2 Desember di Monas dan sekitarnya mencapai 7,5 juta orang, sementara Statistik Daerah Provinsi DKI Jakarta mencatat jumlah total penduduk DKI Jakarta pada 2015 sebanyak 10,2 juta jiwa. Namun memang massa yang kemarin hadir tak hanya dari Jakarta, tapi juga dari berbagai daerah lain.

Seorang netizen bernama Reza Lesmana pun coba menghitung jumlah massa dengan foto satelit Monas (dari Google Map) dan menggunakan aplikasi Inkscape, sebuah editor gambar vektor.


Reza mengatakan, jika salat berjamaah di masjid, setiap orang menggunakan area sekitar 0,5 m2 (lebar saf 1 m dan lebar per orang 0,5 m). Namun di lapangan--dalam hal ini saat aksi 2 Desember--kebutuhan per orang lebih banyak karena alas kaki dan atau tas biasanya diletakkan dekat tempat salat.

"Selain itu jika tidak ada garis yang disiapkan sebelumnya akan sulit menata saf yang lurus sempurna dan rapat. Jadi kita asumsikan saja setiap orang menggunakan 0,7 m2," tulisnya.

Reza melanjutkan yang perlu dilakukan selanjutnya adalah memperkirakan berapa total area yang dipergunakan untuk salat Jumat. Di bagian ini, kesulitan dia adalah tidak adanya informasi lengkap untuk memastikan batas-batasnya. Selain itu, batasnya menurutnya bisa jadi agak 'fuzzy', tidak tegas.

Namun sekadar untuk mendapatkan estimasi kasar, Reza mengambil asumsi area yang dipergunakan untuk salat Jumat, antara lain:
- Jalan Medan Merdeka Barat hanya sebagian kecil dipakai (karena kalau dipakai sampai Istana, artinya lebih depan dari imam).
- Jalan Medan Merdeka selatan terpakai hingga Balai Kota.
- Jalan MH Thamrin terpakai hingga perempatan Sarinah.
- Jalan Kebon Sirih dan H Agus Salim terpakai hingga persimpangan antar keduanya
- Jalan Merdeka Timur dan Utara tidak digunakan.
- Silang Monas terpakai semua kecuali Barat Laut.

Reza kemudian memvisualisasikan asumsi area yang dipergunakan massa untuk salat jumat pada 2 Desember lalu lewat sebuah infografis.

"Area-area yang diasumsikan dipakai untuk salat Jumat saya gambar di atas foto satelit Monas dan sekitarnya (dari Google Map) menggunakan aplikasi Inkscape, sebuah editor gambar vektor. Aplikasi tersebut mempunyai tool untuk menghitung luas wilayah. Dari situ saya peroleh total area sejumlah 218.000 m2. Maka jumlah peserta aksi = 218.000/0,7 = ~311.000," tulisnya.

Reza kemudian mengupdate atau memperbarui hitung-hitungannya karena ada sejumlah masukan yang menyebutkan bahwa saf salat Jumat saat aksi 2 Desember mencapai Tugu Tani. Jadi, dia kemudian memperluas asumsi areanya: Silang Monas Tenggara, Medan Merdeka Selatan dan Kebon Sirih terpakai semua. Jalan Sabang juga dipakai hingga Jakarta Theater.

"Yang tidak termasuk adalah jamaah salat Jumat di masjid sekitar seperti Istiqlal (Istiqlal sendiri jika penuh bisa 100,000 sendiri) dan Cut Meutia. Selain itu yang belum terhitung adalah yang di pelataran parkir gedung. Tapi sekilas tampaknya tidak terlalu signifikan dibanding dengan area yang sudah terhitung. Terakhir, sedikit ralat dengan judul di infografis: yang diestimasi di sini adalah jamaah Salat Jumat di Monas. Definisinya relatif lebih jelas dibanding peserta aksi. Mengingat peserta aksi bisa datang dan pergi kapan saja. Termasuk yang salat Jumat di Istiqlal pun bisa jadi dianggap peserta Aksi," tulis Reza.

"Dengan update di atas hitungan luasnya menjadi: 298.000 m2. Dan jumlah jamaah sekitar 426.000," sambungnya. Reza mengatakan, hitung-hitungannya itu tidak bermaksud untuk menyudutkan atau menyinggung pihak manapun.

"Ini sekadar sebuah exercise hitung-hitung sederhana. Saya tidak mengklaim model atau asumsi yang saya gunakan yang paling benar. Jadi saya harap tidak ada yang perlu tersinggung. Jika Anda punya model lebih baik untuk menghitung, silakan berbagi di sini. Terima kasih sudah mampir," tulisnya.

Tak hanya Reza, pemilik akun Twitter @tbayupatti bernama Mas Teddy Bayupatti juga membagikan hasil perhitungannya mirip dengan analisa Reza. Perhitungan keduanya memang jauh dari jumlah yang diklaim Rizeq.


Pertanyaan sekarang, mengapa persoalan jumlah massa ini menjadi hal yang sangat penting dibahas dan diklaim Rizieq dengan jumlah tak masuk akal?
Bantah Klaim Habib Rizieq, Pria Ini Hitung Jumlah Massa Aksi 212 Bantah Klaim Habib Rizieq, Pria Ini Hitung Jumlah Massa Aksi 212 Reviewed by Amborsius Ambarita on 12/05/2016 11:11:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.