Di Depan Prabowo, Jokowi: Ksatria Itu Tak Sok Jagoan

Jokowi dan Prabowo saat penutupan Pencak Silat for The World di Denpasar
Jokowi dan Prabowo saat penutupan Pencak Silat for The World di Denpasar
Beritakepo.com. Presiden Jokowi bicara soal nilai-nilai pencak silat, di antaranya tentang sikap ksatria. Hal ini dikatakan Jokowi saat satu panggung dengan Prabowo Subianto pada penutupan Pencak Silat for The World di GOR Lilla Bhuana di Denpasar, Bali, Kamis (8/12/2016).

"Saya membaca di media, Pak Prabowo saat membuka acara ini tempo hari mengatakan bahwa kejuaraan dunia pencak silat menjadi ajang silaturahmi antarnegara. Memang sungguh membanggakan bangsa Indonesia melihat 40 negara di dunia berkumpul," kata Jokowi.

Prabowo hadir sebagai Presiden Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat). Kejuaraan ini diikuti oleh 40 negara dan Indonesia berhasil memperoleh medali terbanyak.

"Kita memang beda bahasa, bangsa, tapi di sini kita saling berkomunikasi dengan pencak silat, sebuah seni beladiri bangsa Indonesia yang memperkuat mental karakter. Segala kepintaran, kebebatan, kalah dengan kesabaran, kalah dengan keikhlasan," ucapnya.

Terkait pencak silat, Jokowi menyinggung film 'The Raid'. Menurutnya, gaung pencak silat sudah seharusnya mendunia.

"Saya ingat film kita berjudul The Raid yang aktor-aktornya memang jagoan silat semuanya. Sekarang mereka terkenal di dunia film internasional. Sudah sepantasnya, sudah seharusnya pencak silat memiliki kiprah di dunia," ungkap Jokowi.

Tak hanya soal prestasi, Jokowi juga bicara tentang nilai-nilai di olahraga pencak silat. Nilai-nilai itu juga harus dikenal dunia.

"Bukan hanya ilmu beladirinya yang mendunia, tapi juga nilai-nilai sikap ksatria, tidak sok jagoan dan suka menolong orang lain," tegasnya.

Jokowi menegaskan bahwa pemerintah Indonesia akan memberi dukungan agar pencak silat dapat dipertandingkan di Olimpiade. Dia juga mengucapkan selamat kepada para atlet yang memperoleh medali.

Dalam acara tersebut, Prabowo Subianto selaku Presiden Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat) mengukuhkan Jokowi sebagai 'the great warrior' atau pendekar utama pencak silat. Keris bersarung emas pun jadi penandanya.

Prabowo yang berpidato dalam bahasa Inggris lalu menyematkan gelar ke Jokowi.

"Saya baru saja mengumumkan, pencak silat internasional meminta Presiden RI Joko Widodo untuk menerima keluarga pencak silat dunia sebagai The Great Warrior of Pencak Silat," kata Prabowo di GOR Lilla Bhuana, Denpasar, Bali, Kamis (8/12/2016).

Usai berpidato, Prabowo turun dari mimbar dan mengajak Jokowi ke arena pencak silat. Pertama-tama, Prabowo memakaikan udeng yang merupakan ikat kepala khas Bali ke Jokowi.

Simbolisasi pengukuhan Jokowi sebagai 'The Great Warrior' juga dilakukan lewat penyerahan sertifikat. Terakhir, Prabowo memberikan keris bersarung emas ke Jokowi yang tampak tersenyum. Keduanya lalu berjabat tangan dan penonton bersorak.
Di Depan Prabowo, Jokowi: Ksatria Itu Tak Sok Jagoan Di Depan Prabowo, Jokowi: Ksatria Itu Tak Sok Jagoan Reviewed by Amborsius Ambarita on 12/08/2016 02:42:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.