Susy Susanti Gantikan Rexy, Ini Susunan Kepengurusan PBSI 'Wiranto'

Pengurus PBSI Masa Bakti 2016-2020
Pengurus PBSI Masa Bakti 2016-2020. (Foto: PBSI)
Beritakepo.com. Ketua umum PP PBSI, Wiranto mengumumkan susunan kepengurusan induk organisasi bulutangkis Indonesia periode 2016-2020 di Hotel Atlet Century Jakarta, Minggu (4/12). Beberapa nama mantan atlet masuk dalam kepengurusan tersebut seperti Susi Susanti, Lius Pongoh, Alan Budikusuma, Taufik Hidayat, Ricky Soebagdja, Carmelita dan Christian Hadinata.

Susi mendapatkan kepercayaan untuk menggantikan posisi Rexy Mainaky sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabidbinpres), posisi yang berperan penting dalam kemajuan bulutangkis Tanah Air.

Susi mengaku siap mengemban tugas yang diberikan. Mantan pemain tunggal putri itu mengaku pembenahan sektor tunggal putri menjadi prioritas termasuk dengan persiapan atlet untuk menghadapi kejuaraan internasional.

"Kita sudah tahu. Sektor putri memang menjadi sorotan. Mungkin itu salah satu dasar Pak Wiranto memilih saya untuk menduduki posisi ini. Ini sektor saya. Makanya saat ini harus mulai dengan kerja keras," kata Susy Susanti di sela pengumuman Kepengurusan PBSI Periode 2016-2020.

Selain dituntut mampu membenahi sektor putri, peraih medali emas Olimpiade 1992 tersebut juga dihadapkan dengan regenerasi pemain. Saat ini, banyak atlet Indonesia yang usianya sudah tidak muda lagi meski secara prestasi masih menjanjikan. Dibutuhkan kerja keras dan sinergi dengan semua pihak untuk mensukseskan target itu.

Ada beberapa program yang telah disiapkan yang salah satunya adalah akan menghidupkan kembali pelatnas pratama. Selain itu juga meningkatkan perekrutan pemain dan pelatih dari seluruh Indonesia.

"Sudah saatnya mencari pelatih yang tepat untuk duduk pada posisi itu. Pelatih pada nomor tunggal putri harus mempunyai program karena tuntutan kepada pelatih itu ekstra. Pelatih itu harus mampu mengubah dan membuat revolusi," ucap dia.

"Dalam dua tahun ke depan, Indonesia sudah memiliki pemain tunggal putri yang bisa masuk ke 10 besar atau bahkan melesat ke posisi lima besar," lanjut Susi.

Sementara, Wiranto menyebut ada tiga program kerja utama dalam 6 bulan kedepan guna meningkatkan prestasi bulutangkis Indonesia.

Yang pertama adalah bidang peningkatan prestasi. Wiranto, yang juga menjabat sebagai menteri koordinator politik, hukum, dan keamanan, akan melakukan pemilihan para pelatih dan pemain untuk memberikan alternatif dalam perbaikan bulutangkis.

"Kami tahu bahwa posisi di Kabidbinpres (kepala bidang pembinaan prestasi) pelatih adalah objek utama yang akan kami digarap, karenanya harus ada peningkatan dengan sistem pelatihan yang modern dan harus ada regenerasi," kata Wiranto.

Kemudian, PBSI juga akan memperbaiki fasilitas-fasilitas yang ada di Pemusatan Latihan di Cipayung, Jakarta Timur. Selain itu masalah perwasitan dan masalah yang menyangkut instrumen lainnya juga harus dilengkapi demi pembinaan prestasi.

"Terutama pelatihan yang menggunakan high technology dengan mengamati apa yang dilakukan negara-negara lain dan modifikasi supaya lebih unggul dari mereka," ucap Wiranto

"Kami juga akan melengkapi sarana pelatihan di sana. Kami akan evaluasi sendiri utamanya masalah displin, kebersihan akan kami tinjau dan lengkapi bersama," imbuhnya.

Sementara di bidang organisasi, pihaknya akan melakukan banyak rencana untuk meningkatkan kompetensi para pengurus. "Kami tidak ingin pengurus ini tidak mau bekerja, makanya minimal dia tahu bulutangkis sehingga kerjanya tidak perlu dipaksa tetapi ikhlas."

"Kami juga akan melakukan kajian-kajian baru untuk membina. Seperti misalnya agar organisasi di tingkat daerah bisa menampung perkembangan atlet-atlet daerah. Apakah dalam bentuk pusdiklat atau dalam bentuk kajian yang lainnya. Ini dalam rangka mencari bibit-bibit baru, di mana kami akan mengawasi secara konsisten mengenai keabsahan atlet baik dari segi usia supaya jangan ada manipulasi. Tapi intinya adalah bahwa daerah kami beri kesempatan untuk menampilkan atlet baru yang dianggap berpotensi menjadi juara-juara nasional dan internasional," beber Wiranto.

Berikut Susunan Struktur Kepengurusan PBSI 2016-2020

Ketua Umum : Wiranto
Staf Ahli Organisasi : Indra Utoyo dan Juniarto Suhandinata
Staf Ahli Hukum : Umbu S. Samapaty dan Arfa Gunawan
Staf Ahli Binpres: Taufik Hidayat dan Christian Hadinata

Sekretaris Jenderal : Achmad Budiharto
Wakil Sekjen: Oei Wijanarko Ady Mulya

Bendahara : Beni Prananto
Wakil Bendahara : Sutoto Agus Harmono

Subid Hubungan Luar Negeri : Bambang Roediyanto
Subid Informasi Teknologi : Devi Indah Kartika
Subid Humas dan Media : Ricky Soebagdja dan Carmelita

Wakil Ketua Umum I : Alex Tirta
Bidang Binpres : Susy Susanti
Subid Pelatnas : Lius Pongoh
Subid Pengembangan Prestasi dan Sport Science: Basri Yusuf

Wakil Ketua Umum II : Lutfie Hamid
Bidang Oragnisasi dan Kelembagaan : Edy Sukarno
Subid Oragnisasi dan Tata Laksana : Topan Indra Karsa

Bidang Keabsahan dan Implementasi PBSI : Rachmat Setiyawan
Bidang Turnamen Perwasitan dan Referee : Eddiyanto Sabarudin
Subid Turnamen : Sarjono
Subid Perwasitan : Nelson Napis

Bidang Pengembangan daerah dan Komunitas : Alfianto Wijaya
Subid Korwil I : Sikriadi dan Eri Zulhendrizal
Subid Korwil II : Agung Lindartawan dan Suyono
Subid Korwil III: Junaidin Yaman, Dharmawan Duming, dan Calvyn A kobis
Subid Komunitas : Edy Prayitno

Wakil Ketua Umum III : Karna Brata Lesmana
Bidang Dana dan Usaha : Yoppy Rosimin
Subid Sponsorship : Alan Budikusuma
Bidang Sarana dan prasarana : Freddy EP Husein
Subid Pengadaan dan Logistik : HM. Ferlie, Masranudin ABD. Azis, dan Johnson AH Rantung

Dewan Penasihat:
Gita Wirjawan
Bambang S. Brodjonegoro
Nurdin Halid
Nusron Wahid
Hamid Awaludin
Lukmanul Hakim
Franky Wijaya
Ciputra
Justian Suhandinata
Tan Joe Hok
Rudi Hartono
Anton Subowo
Susy Susanti Gantikan Rexy, Ini Susunan Kepengurusan PBSI 'Wiranto' Susy Susanti Gantikan Rexy, Ini Susunan Kepengurusan PBSI 'Wiranto' Reviewed by Amborsius Ambarita on 12/04/2016 07:47:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.