Tembus 50 Juta Subscriber, PewDiePie Tutup Channel YouTube

Felix Kjellberg alias PewDiePie hapus kanal Youtube miliknya
Felix Kjellberg alias PewDiePie hapus kanal Youtube miliknya. (Youtube)
Beritakepo.com. Felix Kjellberg alias PewDiePie membuktikan janji. Sang YouTuber terkaya itu akhirnya menghapus kanal atau channel miliknya di YouTube setelah mendapatkan 50 juta subscriber.

Informasi penghapusan akun miliknya di YouTube tersebut diumumkan langsung oleh PewDiePie dalam sebuah video. Meski begitu, para penggemar PewDiePie bisa bernapas lega dan mulai tertawa. Pria asal Swedia ini ternyata mengaku hanya bercanda.

PewDiePie memang benar-benar menghapus channel miliknya. Meski begitu, bukan kanal utama, Pewdiepie, yang dihapus secara permanen.

Dia menghapus kanal kedua miliknya, Jack septiceye2, yang baru saja dibikin pada Oktober lalu. Sebelum dihapus, akun tersebut sudah memiliki 1 juta subscriber.

"Saya hanya berguyon. Tahu kan asyiknya membuat lelucon dan mendadak viral? Di situ lah sensasinya," ceplos PewDiePie.

Apa yang diucapkan PewDiePie sebelumnya memang sudah banyak diprediksi penggemarnya. Pasalnya, PewDiePie hidup dari YouTube. Ia bahkan mampu mengantongi pendapatan dengan jumlah bombastis, sebesar US$ 4 juta atau sekitar Rp 53 miliar dalam waktu setahun.

Akan tetapi, masih banyak orang, terutama penggemar PewDiePie, yang sempat percaya atas "ancaman" penghapusan itu.

"Saya mendapat mimpi buruk tentang ini tadi malam dan hampir menangis saat terbangun," tutur pengguna YouTube lainnya.

Sebelumnya, PewDiePie memang berjanji untuk menghapus kanal miliknya saat jumlah subscriber telah mencapai 50 juta. Setelah janjinya itu, jumlah pelanggan kanalnya memang meningkat tajam, dari 49,6 juta ke 50 juta dalam hitungan tiga hari.

Dia menuduh YouTube telah sengaja mengubah mekanisme suggestion sehingga tidak menampilkan video-video lain yang dibikinnya ke hadapan subscriber. Itulah mengapa dia mau menghapus kanal tersebut.

Menurut Forbes, PewDiePie merupakan YouTuber terkaya dengan penghasilan mencapai 15 juta dollar AS dalam setahun ini.

PewDiePie sendiri mengakhiri video miliknya dengan janji baru, menghapus kanal "Pewdiepie" apabila subscriber menyentuh angka 100 juta akun. Apabila tercapai, akankah ia benar-benar menghapus akun utamanya?

Seperti yang diketahui, channel PewDiePie berisikan video walkthrough dengan komentar konyol dan lucu yang mampu memancing para gamer untuk melihat cara bermainnya.

Bermodalkan kamera dan konsol kesayangan, ia membuat banyak video "Let's Play" dari berbagai macam judul gim populer.

Akun PewDiePie sendiri dibuat pada 2010. Pada Desember 2012, ia menandatangani sebuah kontrak dengan kreator konten video online Maker Studios. Usahanya pun berbuah manis, konten video PewDiePie akhirnya dijual ke Disney.

Setidaknya, terdapat ratusan video Let's Play, review gim, dan beberapa video animasi konyol yang ia unggah di channel-nya. Masing-masing dari videonya pun mendapatkan rate view yang cukup tinggi, minimal 2 juta views per video.

PewDiePie mengungkap, video yang ia buat tidak hanya untuk membantu para gamer menemukan solusi ketika kesulitan menyelesaikan sebuah gim. Ia juga ingin "menginspirasi" para pengembang gim untuk membuat gim yang tidak hanya seru untuk dimainkan, tetapi juga dapat dinikmati dan dilihat orang lain ketika dimainkan.

Sebelum menjadi bintang YouTube, Kjellberg menjalani masa studinya di universitas Gothenburg, Swedia. Sayangnya, ia berhenti kuliah dan memilih berbisnis jualan hot dog.

Nama PewDiePie sendiri datang dari nama "pew" yang artinya suara dari senjata laser gun dan "die" yang artinya mati. Namun, ia mengungkap ketika ia lupa nama password-nya di sebuah akun pribadinya, ia harus membuat nama baru. Akhirnya, ia memilih nama "pie" dan menjadi PewDiePie, pada 29 April 2010.
Tembus 50 Juta Subscriber, PewDiePie Tutup Channel YouTube Tembus 50 Juta Subscriber,  PewDiePie Tutup Channel YouTube Reviewed by Amborsius Ambarita on 12/10/2016 09:42:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.