Anies dan Sandiaga Bangga Disebut Pak Habibie Anak Intelektual

Anies Baswedan-Sandiaga Uno bertemu BJ Habibie
Anies Baswedan-Sandiaga Uno bertemu BJ Habibie. (Istimewa)
Anekainfounik.net. Jakarta - Cagub-cawagub DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie selama kurang-lebih 2 jam. Anies merasa bangga dirinya dan Sandiaga disebut Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie sebagai anak intelektual. Karena itu, Habibie menitipkan proses demokrasi Indonesia di Pilgub DKI.

"Kita-kita ini oleh Pak Habibie disebutnya adalah anak intelektual. Anak intelektual, oleh karena itu titip jaga demokrasi di Indonesia, titip jaga demokrasi di Jakarta," ujar Anies di kediaman Habibie di Jalan Patra Kuningan XIII No 1, 3, 5, dan 7, Jakarta Selatan, Kamis (26/1/2017), seperti diberitakan Detikcom.

Demokrasi saat ini, dikatakan Habibie kepada Anies-Sandi, tengah menjadi perhatian dunia. Amanah untuk menjaga proses demokrasi di Indonesia, khususnya di Pilgub DKI, bukanlah amanah kecil.

Sandiaga merupakan kerabat Habibie, sedangkan Anies menjalin hubungan semenjak SMA. Keduanya kemudian mendapat nasihat dan amanah.

"Karena demokrasi di Jakarta sekarang menjadi ukuran, menjadi perhatian, bukan hanya di Indonesia, tapi di dunia. Jadi ini adalah sebuah amanah tidak kecil ketika beliau mengatakan kalian adalah anak intelektual dan jaga demokrasi di Indonesia," katanya.

Habibie juga mengatakan Pilgub DKI menjadi contoh apakah demokrasi dan Islam dapat disandingkan secara bersama. Sandiaga menyebut hal tersebut dititipkan kepadanya dan Anies.

"Dan beliau juga menyarankan bahwa dunia mempertanyakan apakah demokrasi dan Islam itu bisa disandingkan. Dan beliau menunjuk bahwa Pilkada DKI ini akan memastikan," ujar Sandiaga kepada wartawan.

Habibie berharap Anies-Sandi dapat menjadi contoh yang konkret dari bersandingnya Islam dan demokrasi pada Pilgub DKI. Keberagaman dipesankan Habibie harus diikat dalam sebuah persatuan.

"Jadi menitipkan kepada kami berdua untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kita adalah contoh konkret bahwa Islam dan demokrasi bisa bersandingan. Dan keberagaman itu harus diikat dalam suatu persatuan," jelas Sandiaga lagi.

Habibie juga meminta kepada Anies-Sandi meningkatkan produktivitas bangsa dengan meningkatkan lapangan kerja. Mereka juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas manusia.

"Dan kedua, beliau berpesan agar memperhatikan persoalan meningkatkan produktivitas bangsa. Meningkatkan produktivitas masyarakat, dengan meningkatkan lapangan pekerjaan. Adalah dengan meningkatkan kualitas manusia. Yang itu adalah dua program prioritas yang sekarang sedang kita dorong," ucap Anies.

Terkait debat cagub-cawagub besok, Habibie berharap agar momen tersebut menjadi pendidikan politik bagi warga. Untuk itu, Anies-Sandi diharapkan mampu memberikan pertunjukan politik yang baik.

"Kemudian beliau berpesan bahwa debat itu adalah kesempatan untuk pendidikan politik bagi warga. Karena itu dimanfaatkan bagi semuanya untuk memberikan pertunjukan politik agar demokrasi kita menjadi lebih baik," pungkasnya.
Anies dan Sandiaga Bangga Disebut Pak Habibie Anak Intelektual Anies dan Sandiaga Bangga Disebut Pak Habibie Anak Intelektual Reviewed by Amborsius Ambarita on 1/26/2017 09:15:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.