Polisi Masih Dalami Kemungkinan KM Zahro Express Kelebihan Muatan

Kapal Zahro Express yang terbakar dibawa ke Pelabuhan Muara Angke
Kapal Zahro Express yang terbakar dibawa ke Pelabuhan Muara Angke. (Liputan6.com)
Beritakepo.com. Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan penyidik masih mendalami kasus terbakarnya KM Zahro Express di Muara Angke, Jakarta Utara. Polisi masih berupaya untuk memastikan penyebab terbakarnya kapal tersebut.

"Apakah terbakar faktor mesin nanti kita periksa siapa yang melakukan pemeriksaan mesin. Nanti kita juga melihat apakah jumlah yang berangkat overload atau tidak, kita kan melihat sistem manifes yang administrasinya tidak benar. Penyebab masih kita dalami," kata Tito di Mapolres Cimahi, Jawa Barat, Selasa (3/1/2017).

Sebelumnya, Polisi menetapkan nakhoda M Nali (51) sebagai tersangka terkait kebakaran kapal yang mengakibatkan 23 orang tewas. Nali masih diperiksa intensif di Direktorat Polair Polda Metro Jaya.

Baca juga: Kapolda: Pemilik Zahro Express Mengaku Kapalnya Masih Baru

"Setelah dua kali dilakukan gelar perkara, penyidik menetapkan nakhoda kapan sebagai tersangka," ujar Direktur Polair Polda Metro Jaya Kombes Hero Hendrianto Bachtiar kepada detikcom hari ini.

Nakhoda tersebut dijerat dengan Pasal 302 UU No 17/2008 tentang Pelayaran karena nekat melayarkan kapal yang tidak layak berlayar yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi-saksi terkait kejadian tersebut. Polisi juga telah memeriksa manifes penumpang dan crew list serta dokumen kapal.

"Yang bersangkutan ditahan dan ditempatkan di sel tahanan Ditpolair Polda Metro Jaya," pungkas Hero.
Polisi Masih Dalami Kemungkinan KM Zahro Express Kelebihan Muatan Polisi Masih Dalami Kemungkinan KM Zahro Express Kelebihan Muatan Reviewed by Amborsius Ambarita on 1/02/2017 08:29:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.