Turnbull Senang Jokowi Turunkan Bea Masuk Gula dari Australia

Jokowi dan PM Turnbul gelar jumpa pers
Jokowi dan PM Turnbul gelar jumpa pers. (Setkab)
Beritakepo.com. Sydney - Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah menurunkan tarif bea masuk untuk gula dari Australia. Sekarang tarifnya berlaku sama dengan negara-negara ASEAN yaitu 5%.

"Kami juga sangat senang sekali karena kami telah mencapai kesepakatan dengan Indonesia setuju untuk mengurangi tarif gula terhadap Australia yaitu sampai 5%, yaitu tarifnya sama seperti yang diterapkan terhadap ASEAN," ujar PM Turnbull dalam konferensi pers bersama Jokowi di Admiralty House, Sydney, Australia, Minggu (26/2/2017).

"Kami dari Australia telah setuju untuk menghapus tarif untuk pestisida dan penisida bagi pemasok dari Indonesia, supaya pemasok dari Indonesia dapat bersaing secara sama dengan mitra dagang utama lainnya dari Australia," terang Turnbull.

Turnbull menyampaikan bahwa ini adalah berita baik bagi kedua negara. Masyarakat bisa menikmati produk dengan harga yang lebih murah dibandingkan sebelumnya. Begitu juga dengan kalangan dunia usaha.

"Supaya bisa memastikan adanya hasil win win baik bagi konsumen Indonesia dan untuk para eksportir Australia. Dan kami juga setuju dengan jangka lebih panjang," jelasnya.

Di samping itu, Turnbull juga berharap agar ke depannya perdagangan antara kedua negara bisa terus ditingkatkan. Salah satunya sapi, yang menjadi salah satu komoditas utama perdagangan

"Supaya lebih banyak sapi dapat dipasokkan ke Indonesia dan dalam hal berat dan usia dapat diekspor ke Indonesia," papar Turnbull.

Jokowi juga mengungkit hambatan perdagangan antara kedua negara, seperti terhadap produk kertas dan kelapa sawit.

Produk kertas Indonesia yang masuk ke Australia dikenakan tarif bea masuk anti dumping sementara (BMADS) hingga 70% dari nilai produk. Sehingga harga produk tersebut menjadi sangat mahal.

Ini tentunya membuat produk menjadi kalah saing. Sementara permintaan produk Indonesia di Australia cukup tinggi. Hal yang serupa juga terjadi apda produk kelapa sawit dengan tarif bea masuk yang sangat tinggi.

"Di bidang perdagangan saya menyampaikan beberapa penekanan dan harapan, yaitu menghilangkan hambatan perdagangan, baik tarif maupun non tarif bagi produk Indonesia, misalnya produk kertas dan kelapa sawit dari Indonesia," ungkap Jokowi.

Dalam pertemuan tersebut kedua negara sepakat untuk mempercepat penyelesaikan Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA CEPA).

"Kita sepakat agar negoisasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement dapat diselesaikan tahun 2017," terangnya.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menuturkan penyelesaian IA CEPA akan mendorong sektor swasta menjadi lebih aktif ke depannya, sebab banyak peluang bisnis yang akan tercipta.

"Jadi memang ini momen yang tepat sejak presiden Jokowi dan PM Australia mengaktifkan kembali perjanjian IA-CEPA, suasana hubungan kedua negara termasuk swasta mencair dan kedua belah pihak, dan makin banyak peluang bisnis yang bisa kita garap bersama," kata Thomas pada kesempatan yang sama.
Turnbull Senang Jokowi Turunkan Bea Masuk Gula dari Australia Turnbull Senang Jokowi Turunkan Bea Masuk Gula dari Australia Reviewed by Amborsius Ambarita on 2/26/2017 02:38:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.