Beredar Surat Dewan Masjid Jagakarsa Tolak Timses Ahok Masuk Masjid

Surat imbauan dari Dewan Masjid Jagakarsa
Surat imbauan dari Dewan Masjid Jagakarsa. (Istimewa)
Beritakepo.com. Sejak Selasa (21/3/2017), beredar surat imbauan dari Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Jagakarsa yang berisikan imbauan yang cukup provokatif dan berbau SARA yang kembali menyerang pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.

Dalam surat tersebut, Ketua DMI Ustad HIA Ghozy dan Ketua MUI Drs KH Sulaiman Rahimmin, menegaskan menolak akan sumbangan untuk renovasi dari tim sukses Ahok-Djarot atau RelaNU. Mereka juga diharamkan masuk masjid/musholla walaupun mereka Muslim, dengan alasan mereka adalah FASIQ serta untuk menjaga kesucian Masjid di Lingkungan Kecamatan Jagakarsa.

Surat ini juga membentuk opini seakan-akan timses Ahok-Djarot telah melakukan politisasi agama dengan menawarkan renovasi rumah ibadah. Padahal lawan politik merekalah yang sering melakukan hal ini terang-terangan dalam masjid khususnya saat salat Jum'at.

Serangan SARA kepada pendukung Ahok-Djarot pada Pilgub DKI kali ini memang sangat masif. Setelah sebelumnya, sang rival melakukan politik jenazah yang melarang masjid dan mushola menshalatkan jenazah pendukung paslon petahana tersebut. Hal ini sempat menjadi isu nasional dan mendapat kecaman dari beberapa pihak.


Bahkan saat Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berkunjung ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (14/3/2017), Ketua Umum PBNU Said Agil Siradj agar keduanya tidak memanfaatkan isu agama selama masa kampanye putaran.

Said Aqil menilai isu agama tidak seharusnya diseret ke dalam pusaran politik.

"Masalah politik jangan dicampuradukan dengan agama. Allah jangan diajak kampanye. Tuhan kok diajak kampanye," kata Said Aqil.

Baca juga: Ketum PBNU ke Anies-Sandi: Allah Jangan Diajak Kampanye

Namun, imbauan dari Ketum PBNU itu seolah angin lalu bagi Anies-Sandi. Hasrat politik ingin menguasai DKI 1 menjadi prioritas dan harus dilakukan dengan segala cara walaupun akan bisa menimbulkan gesekan di kalangan masyarakat atau konflik horizontal akan terjadi.

Tampaknya ucapan Anies soal 'merawat tenun kebangsaan' dan 'festival gagasan' hanyalah sekedar kata-kata jauh dari realisasi apalagi jika berhadapan dengan kepentingan politik.
Beredar Surat Dewan Masjid Jagakarsa Tolak Timses Ahok Masuk Masjid Beredar Surat Dewan Masjid Jagakarsa Tolak Timses Ahok Masuk Masjid Reviewed by Amborsius Ambarita on 3/21/2017 07:21:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.