Dipecat karena Dukung Ahok, Ini Kata Eks Pembina Masjid di Pondok Pinang

Rasyidin Nawi dipecat dari pembina masjid
Rasyidin Nawi dipecat dari pembina masjid. (Istimewa)
Beritakepo.com. Rasyidin Nawi, 68 tahun, dipecat dari jabatannya sebagai pembina Masjid Darussalam, di RT 06 RW 02 Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan karena mendukung pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

"Saya dipaksa untuk bikin surat pengunduran diri," kata Rasyidin, Selasa, 14 Maret 2017, seperti diberitakan Detikcom.

Pemecatan itu, kata dia, terjadi setelah pengurus masjid mengadakan rapat kerja di Puncak, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

"Raker di Bogor, akhirnya kesepakatannya itu saya dipecat," kata dia.

Rasyidin membenarkan mendukung Ahok-Djarot dan menjadi koordinator Kelurahan Pondok Indah dan Pondok Pinang untuk pemenangan Ahok. Ia mendukung Ahok sejak masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta yang mendampingi Joko Widodo.

"Kinerjanya bagus, bersih, berani menutup tempat maksiat. Coba itu di Kalijodo, orang muslim waktu gubernur muslim pada diam saja," ujarnya.

Sejak pemecatan pada 4 Februari 2017, Rasyidin tidak lagi salat di masjid itu, dan memilih untuk mengunjungi masjid di wilayah lain. Padahal, Rasyidin merupakan ahli waris Masjid Darussalam yang dibangun pada 1918. Meski begitu, Rasyidin menegaskan hubungannya dengan para pengurus masjid itu kini masih baik.

"Baik. Saya mundur, enggak salat lagi di sana karena orang (pendukung) Ahok tidak boleh salat di sana," ujarnya.

Kabar pemecatan Rasyidin sebelumnya beredar luas di media sosial. Dalam sebuah foto yang menampilkan sosok Rasyidin, juga disandingi dengan foto surat pemecatannya. Seorang netizen memberikan keterangan dalam foto itu bahwa pengurus masjid di Pondok Pinang itu dipecat karena mendukung Ahok-Djarot.

Ketua Umum Pengurus Masjid Darussalam Abdul Ghafur membenarkan posting-an foto tersebut. Menurut dia, keputusan Rasyidin untuk mendukung pasangan calon nomor dua itu bertentangan dengan kesepakatan para pengurus masjid. Padahal, menurut dia, Rasyidin sudah diperingatkan beberapa kali terkait dengan kesepakatan agar memilih pemimpin muslim.

"Itu konsekuensi sebagai pengurus," kata Ghafur saat ditemui di kediamannya, di Jalan Pondok Pinang III, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Maret.
Dipecat karena Dukung Ahok, Ini Kata Eks Pembina Masjid di Pondok Pinang Dipecat karena Dukung Ahok, Ini Kata Eks Pembina Masjid di Pondok Pinang Reviewed by Amborsius Ambarita on 3/14/2017 07:53:00 AM Rating: 5

2 komentar:

  1. Ngeri bnget ya . Klo mslh politik di Campur dgn mslh Agama .. Sementara indonesia Jls2 bkn Negara Islam . biar pun Penduduk muslim nya terbanyak ..

    Dan memilih Gubernur kan bkn memilih Pemimpin Agama . Tpi Pilgub kan . memilih Pelayan Masyarakat yg Jujur Tegas Dan Adil . jdi Shrs nya Kesadaran itu Hrs di bangun . demi Tercipta Kedamaian Dan ketentraman Bangsa ini ..

    BalasHapus
  2. Jika emang benar terjadi seperti ini, sungguh Kita telah tergadai oleh POLIIIK. Tolong bedakan antara Urus RAKYAT dan Urus Keyakinan/Iman. Sangat jauh berbeda. Pilihan untuk Beriman Kepada YANG KUASA adalah HAK ASASI seorang Manusia. Pilihan kepada seorang Pelayan RAKYAT juga Hak Asasi Seorang WARGA NEGARA yang di Jamin dengan Undang-Undang. Tolong Hargai HAK ASASI Manusia di Indonesia. bukan dicampur aduk. Kita semua berharap NEGARA ini keluar dari KETERBELANGAN di Bidang APA saja. TERUTAMA MORAL dan MENTAL. Agar kita Berdiri sejajar dengan Bangsa Lain yang sudah lebih Maju di ATAS DUNIA. Amin.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.