Kronologi Penangkapan Ridho Rhoma Karena Pakai Sabu

Ridho Rhoma ditahan di Polres Jakbar
Ridho Rhoma ditahan di Polres Jakbar. (Istimewa)
Beritakepo.com. Pedangdut Muhammad Ridho Irama (28) ditangkap petugas Polres Jakarta Barat karena kedapatan menggunakan sabu di lobby Hotel Ibis Daan Mogot, Jakarta Barat pada Sabtu (25/3/2017) sekitar pukul 04.00 WIB.

Sebelum ditangkap pada Sabtu (25/3) dini hari, Ridho diketahui manggung bersama sang ayah, Rhoma Irama pada Jumat (24/3) malam di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Berikut kronologi dari sebelum hingga akhirnya Ridho ditangkap yang dilansir dari berbagai sumber.

Jumat (24/3) malam
Manajer Ridho, Tanti mendatanginya ke apartemen untuk fitting baju yang akan dipakai saat mengisi acara pada Minggu (26/3). Ridho juga tanda tangan kontrak bersama Tanti.

Kepada manajernya usai tanda tangan kontrak, Ridho pamit untuk keluar. Ia mengaku ingin nonton ke bioskop bersama teman-temannya.

Sabtu (25/3) pukul 04.00 WIB
Polisi menangkap Ridho saat hendak naik lift di hotel di kawasan Jakarta Barat. Polisi mendapat informasi dari masyarakat akan adanya rencana pesta narkoba di lokasi itu.

Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Roycke Langie mengatakan Ridho ditangkap bersama seorang berinisial S alias IAN (23). Dari pemeriksaan, S diketahui merupakan teman Ridho.

Sebelum mengonsumsi di Hotel Ibis, Ridho juga menggunakan narkoba di kediaman S di Apartemen Thamrin. Tak ada perlawanan dalam penangkapan ini. Ridho juga mengaku meletakkan paket sabu di mobilnya.

Polisi menemukan sabu seberat 0.7 gram di paper bag warna cokelat yang disimpan di jok depan kiri mobil Honda Civic yang ditumpangi Ridho.

Selain itu, ditemukan pula alat hisap jenis bong. Menurut Roycke, Ridho positif mengonsumsi narkoba jenis sabu. Itu karena dalam urine Ridho ditemukan zat metamphetamine. Adapun S mengonsumsi psikotropika jenis dumolid. Ridho dan S saat ini masih ditahan dan menjalani pemeriksaan di Mapolrestro Jakarta Barat.

Sabtu (25/3) pukul 09.00 WIB
Dari hasil pemeriksaan kepada Ridho, polisi kemudian menangkap satu tersangka lagi, MS di tempat tinggalnya di sebuah apartemen yang berada di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Ridho mengaku mendapat paket narkoba dari MS. Sementara MS mengaku mendapatkan barang haram itu dari seorang berinisial A. Saat ini polisi masih memburu sosok A tersebut yang berstatus DPO.

Ridho mengaku terjerumus narkoba karena beban kerja yang terlalu berat. Lantaran kedapatan mengonsumsi sabu, putra Rhoma Irama itu dikenakan pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 Jo pasal 132 ayat (1) UU no 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Untuk Pasal 112 sendiri diketahui ancaman hukumannya paling cepat empat tahun penjara, sementara itu ancaman hukuman yang diatur Pasal 127 paling lama adalah 4 tahun, dan pasal 132 ancaman hukuman paling sedikit 20 tahun penjara serta paling berat adalah hukuman seumur hidup hingga pidana mati.
Kronologi Penangkapan Ridho Rhoma Karena Pakai Sabu Kronologi Penangkapan Ridho Rhoma Karena Pakai Sabu Reviewed by Amborsius Ambarita on 3/25/2017 08:58:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.