Mendadak Muncul di Teluk Jakarta, Dimana Habitat Hiu Paus?

Penampakan hiu paus di perairan teluk Jakarta
Penampakan hiu paus di perairan teluk Jakarta. (Detikcom)
Beritakepo.com. Seekor hiu paus atau hiu tutul terlihat di perairan teluk Jakarta pada Minggu (5/3/2017) kemarin. Kejadian ini direkam oleh salah seorang anak buah kapal (ABK) Kargo 08 saat berlayar menuju Pulau Cipir. Posisi kejadian langka itu berada di antara Pulau H dan Muara Kamal.

Seperti apa sebenarnya habitat hiu yang jinak yang juga disebut sebagai geger lintang ini?

Hiu paus atau hiu tutul (Rhincodon typus) adalah hiu pemakan plankton yang merupakan spesies ikan terbesar. Ia biasa makan dengan menyaring air laut menyerupai kebanyakan jenis paus. Ia memiliki mulut yang sangat besar selebar 1,5 meter, yang berisi 10 lembaran penyaring dan memiliki 300-350 gigi kecil. Ikan ini juga memiliki lima pasang insang berukuran besar.

Hiu paus punya ciri pola warna di punggungnya yang tutul-tutul abu-abu-putih dengan perut putih. Dua mata yang kecil terletak di ujung depan kepalanya yang datar dan lebar. Hiu ini mengembara di samudra tropis dan lautan yang beriklim hangat serta dapat hidup hingga berusia 70 tahun. Spesies ini dipercaya berasal dari sekitar 60 juta tahun lampau.

Dikutip dari berbagai sumber seoerti diberitakan Detikcom, Senin (6/3/2017), hiu paus merupakan hewan terbesar yang masih hidup di dunia, selain paus. Ukurannya pada saat dewasa mencapai 9,7 meter dan beratnya bisa mencapai 9 ton. Bahkan, konon, ada yang beratnya mencapai 45 ton. Meskipun ukurannya besar, hiu paus tidak berbahaya bagi manusia.

Kemunculannya di Jakarta pada Minggu kemarin mengagetkan para ABK kapal saat tengah melewati Teluk Jakarta. Lalu di mana sebenarnya habitat hiu paus ini?

Hiu paus menghuni semua lautan yang bersuhu hangat. Ikan ini diketahui bermigrasi setiap musim semi ke wilayah paparan benua di pesisir Australia barat. Musim berpijah hewan-hewan karang di terumbu karang Ningaloo diketahui telah meningkatkan ketersediaan plankton bagi ikan-ikan besar ini.

Meskipun biasanya hidup menjelajah di tengah samudra luas, secara musiman terlihat adanya kelompok-kelompok hiu paus yang mencari makanan di sekitar pesisir benua, seperti di Australia barat, di Afrika Selatan (pantai selatan dan timur), Belize, Filipina, India, Indonesia, Honduras, Madagaskar, Meksiko, Mozambik, Tanzania, serta Zanzibar. Tidak jarang ikan-ikan ini terlihat memasuki laguna atau mendekati muara sungai.

Lalu, kapan terakhir kali hiu paus terlihat di Teluk Jakarta? Pada 1980, pernah seekor hiu paus terdampar di pantai Ancol.

Namun kehadiran hiu paus di Indonesia bukan barang langka. Pada objek wisata Pantai Duta, Probolinggo, kerap muncul kawanan hiu paus. Hewan ini pun jadi magnet bagi para wisatawan yang datang berlibur ke sana.

Di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, tidak hanya obyek wisata Pantai Bentar yang disinggahi hiu paus yang bermain-main. Di obyek wisata Pantai Duta, Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, kawanan hiu paus berukuran 5-8 meter juga tampak asyik bermain sejak awal Januari 2017.

Ikan pemakan plankton ini memikat para wisatawan yang datang karena baru kali ini kawanan hiu yang juga sering disebut sebagai hiu tutul tersebut muncul di perairan Pantai Duta Paiton. Pengunjung pun semakin ramai berdatangan melihat kawanan hiu tutul yang bermain dengan jarak sekitar 0,26 mil laut alias 500 meter dari bibir pantai, dengan menggunakan jasa perahu.
Mendadak Muncul di Teluk Jakarta, Dimana Habitat Hiu Paus?  Mendadak Muncul di Teluk Jakarta, Dimana Habitat Hiu Paus? Reviewed by Amborsius Ambarita on 3/06/2017 08:33:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.