Siapa Nama Besar di Kasus e-KTP? KPK: Politisi, Birokrat dan Swasta

Eks Dirjen Dukcapil Kemendagri, Sugiharto
Eks Dirjen Dukcapil Kemendagri, Sugiharto. (Liputan6.com)
Beritakepo.com. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap tidak terjadi guncangan politik akibat banyaknya nama besar yang terkait perkara dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (E-KTP).

"Mudah-mudahan tidak ada goncangan politik yang besar ya, karena namanya yang akan disebutkan memang banyak sekali," ujar Agus di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Jumat (3/3/2017) sore, seperti diberitakan Kompas.com.

Nama-nama besar itu, lanjut Agus, dapat publik lihat dan dengar langsung dalam persidangan perkara itu.

Sidang perkara itu sendiri akan digelar di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta, dalam waktu dekat ini. Saat ini, pengadilan masih menentukan komposisi majelis hakim yang menyidangkan perkara tersebut.

"Nanti Anda tunggu. Kalau Anda mendengarkan dakwaan dibacakan, Anda akan sangat terkejut. Banyak orang yang namanya disebut di sana. Anda akan terkejut," ujar Agus.

Bagi KPK, penyebutan nama-nama besar yang terlibat perkara itu berarti juga akan membuka kembali penyelidikan yang baru.

"Nanti secara periodik. Kami (laksanakan) secara berjenjang, ini dulu, habis ini siapa, (proses) itu ada ya," ujar Agus.

Lalu siapakah nama-nama besar itu?

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menyebut ada 200 lebih saksi yang telah diperiksa dalam kasus tersebut. Nama-nama tokoh besar itu bisa jadi muncul dari saksi-saksi itu.

"Nanti akan muncul di dakwaan. Ada sekitar 200 lebih saksi yang kita periksa dan ada banyak nama di sana," ucap Febri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (3/3/2017).

Namun Febri enggan membeberkan siapa nama-nama itu. Dia hanya menyebut nama-nama itu bisa berasal dari 3 sektor.

"Ada tiga cluster besar dalam kasus e KTP ini, dan ketiganya itu mulai dari sektor politik, birokrasi dan swasta," ucap Febri.

Kasus itu sendiri akan segera disidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta. Sidang perdana akan digelar pada Kamis, 9 Maret 2017.

Majelis hakim yang akan mengadili kasus itu adalah John Halasan Butar Butar, Franki Tambuwun, Emilia, Anshori, dan Anwar. John Halasan Butar Butar yang akan menjadi ketua majelis hakim.

Perkara itu akan mengadili 2 terdakwa yaitu Irman dan Sugiharto. Keduanya merupakan eks pejabat di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ketika proyek itu bergulir. Keduanya dikenakan Pasal 2 atau 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 KUHAP. Menurut KPK, proyek pengadaan E-KTP senilai Rp 6 triliun.

Namun, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menemukan adanya kerugian negara sebesar Rp 2 triliun.
Siapa Nama Besar di Kasus e-KTP? KPK: Politisi, Birokrat dan Swasta Siapa Nama Besar di Kasus e-KTP? KPK: Politisi, Birokrat dan Swasta Reviewed by Amborsius Ambarita on 3/03/2017 04:58:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.