Tak Ada Hadiah Uang Tunai untuk Juara Liga 1, Ini Gantinya

Ketua umum PSSI Edy Rahmayadi
Ketua umum PSSI Edy Rahmayadi. (Goal Indonesia)
Beritakepo.com. PSSI kembali melakukan perubahan saat menggelar Gojek Traveloka Liga 1. Tak ada hadiah uang tunai untuk juara turnamen. Sebagai gantinya, setiap klub akan mendapatkan salary cap di setiap pertandingan. Namun, jumlahnya akan berbeda tergantung dari hasil pertandingan menang, kalah, atau imbang

Di kompetisi yang digelar sebelum-sebelumnya, operator liga menyediakan hadiah uang tunai untuk pemenang. Bagi Persib Bandung yang menjadi juara Liga Indonesia 2013/2014, diganjar hadiah Rp 2,5 miliar. Sementara Arema FC yang menjadi juara Piala Presiden 2017, diberi hadiah sebanyak Rp 3 miliar.

'Tradisi' itu akan berubah di Liga 1 yang akan dimulai pada 15 April mendatang. Hal itu seperti diungkapkan oleh ketua umum PSSI, Edy Rahmayadi.


Nantinya, setiap klub juga akan mendapatkan distribusi komersial sebanyak Rp7,5 miliar. Dana tersebut digunakan oleh klub sebagai operasional selama jalannya kompetisi. Akan tetapi Edy menjelaskan klub bisa meraih uang mencapai Rp17 miliar bila jadi juara pada akhir musim nanti. Uang sebesar itu adalah kontribusi komersial sebesar Rp7,5 miliar, lalu peringkat tim, serta yang terakhir rating televisi.

"Kami memberi dana di awal Rp 7,5 miliar. Kalau tim itu juara dan meraih kemenangan terus, mereka bisa mendapatkan Rp 17 miliar," ungkap Edy di Makosttad, Jakarta Pusat, Rabu (29/4) kemarin.

Selain itu, di akhir kompetisi operator PT Liga Indonesia Baru akan mempersiapkan hadiah untuk beberapa kategori. Salah satunya adalah tim fair play, pencetak gol terbanyak, pemain terbaik, pemain muda terbaik dan wasit terbaik. Namun untuk berapa jumlahnya operator masih mendiskusikannya.
Tak Ada Hadiah Uang Tunai untuk Juara Liga 1, Ini Gantinya Tak Ada Hadiah Uang Tunai untuk Juara Liga 1, Ini Gantinya Reviewed by Amborsius Ambarita on 3/29/2017 11:28:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.