Teman SD Ceritakan Jiwa Sosial Ahok yang Tinggi Sejak Kecil

Fajrun, teman SD Ahok di Belitung
Fajrun, teman SD Ahok di Belitung. (Kumparan.com)
Beritakepo.com. Pengacara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menghadirkan Fajrun sebagai saksi di persidangan. Fajrun yang merupakan teman sekolah dasarnya ini menilai Ahok adalah sosok yang memilik jiwa sosial yang tinggi.

"Saya kenal pak Basuki sejak kecil, rumah kami berdekatan. Dia sama seperti almarhum ayahnya, memiliki sosial yang tinggi," ujar Fajrun saat persidangan yang digelar di Auditorium Kementrian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (14/3), seperti diberitakan Kumparan.com.

Ia juga menilai Ahok dan keluarganya selama di Belitung tidak pernah membeda-bedakan latar belakang seseorang.

"Saudara saksi bagaimana melihat keluarga terdakwa di kehidupan sehari hari?," tanya kuasa hukum Ahok ke Fajrun.

"Sangat sederhana. Sangat berbaur dengan siapa saja. Dari kecil hingga sekarang dia sangat sosial. Dia tidak memandang siapapun. Kalau Idul Fitri beliau silaturahmi juga. Kalau natal, muslim juga silaturahmi ke rumah beliau," jawab Fajrun.

Menurut Fajrun, sifat sosial Ahok salah satunya terlihat dari langkah Ahok memberangkatkan sejumlah orang Islam di Bangka Belitung untuk ibadah umrah.

Baca juga: Sopir Ahok Siap Korbankan Diri Hingga Tetes Darah Terakhir

Fajrun juga menyampaikan, selama tinggal di Bangka Belitung, hubungan Ahok dan penganut agama lainnya sangat baik.

Di persidangan Fajrun yang juga sempat menjadi sopir Ahok itu bercerita, saat Ahok di Belitung mereka pernah tinggal satu atap yang sama. Bahkan ia mengaku pada saat pemilihan Bupati di Belitung ia lebih memilih Ahok menjadi bupati daripada keluarganya sendiri.

"Saya pernah sama pak Basuki tinggal satu rumah, satu kamar. Dia tidak pernah membeda-bedakan. Pakaian saya satu lemari dengan lemari beliau," kata Fajrun.

"Abang kandung saya ikut jadi calon bupati. Saya memilih Ahok karena hati nurani saya begitu. Saya juga memilih Ahok karena dia bisa memberantas korupsi. Karena dia anti korupsi," katanya.

Usai persidangan Fajrun mengungkapkan perasaannya saat memberikan keterangan di persidangan. Ia mengaku bersedih, karena menurutnya Ahok tidaklah seperti yang dituduhkan, tidak menista agama ataupun menghina ulama.

"Saya tidak menangis, saya masih bisa menahannya. Saya hanya bersedih. Dia pidato begitu di Kepulauan Seribu agar orang-orang jangan dibohongi sama orang yang mempergunakan ayat itu untuk keperluan yang bukan-bukan," katanya.
Teman SD Ceritakan Jiwa Sosial Ahok yang Tinggi Sejak Kecil Teman SD Ceritakan Jiwa Sosial Ahok yang Tinggi Sejak Kecil Reviewed by Amborsius Ambarita on 3/14/2017 01:03:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.