Unggul di 2 Hasil Survei, Anies Semakin Jumawa, Yakin Menang

Anies Baswedan senang unggul di survei
Anies Baswedan senang unggul di survei. (Detikcom)
Beritakepo.com. Hasil survei dua lembaga yakni Media Survei Indonesia (Median) dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menempatkan cagub-cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno berada di atas pasangan petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Menanggapi hal tersebut, Anies Baswedan semakin jumawa dan yakin menangkan Pilgub DKI 2017 putaran kedua. Hal itu terungkap saat Anies menyampaikan pidato politiknya di hadapan 1.500 kader PKS yang hadir dalam rakornas PKS di Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Senin (6/3/2017).

"Mungkin ya, tapi kami yakin bahwa mayoritas warga Jakarta memang ingin pergantian gubernur kok dan itu sudah nampak. Jadi bukan barang baru kalau lebih banyak yang menginginkan gubernur baru itu sudah lama," tutur Anies, seperti diberitakan merdeka.com.

Bukan kali ini saja Anies menyinggung soal gubernur baru. Berulang kali Anies mengklaim bahwa warga ibu kota menginginkan pemimpin yang baru. Ketika menghadiri pemberian beasiswa dan Apel Siaga yang dihelat Gerakan Laskar Pro 08 di markas besarnya, Jalan Multikarya 2 Komplek Kehakiman, Utan Kayu Utara, Jakarta Timur, Sabtu (11/2), Anies kembali menyinggung soal warga Jakarta yang ingin memiliki gubernur baru.

"Sebanyak 70 persen warga Jakarta ingin gubernur baru untuk kota ini. Karena itu kami hadir dan berjuang dalam pilkada untuk menjawab harapan ini," ungkap Anies.

Anies sendiri tak menjelaskan dari mana ia memperoleh asumsi angka sebesar 70 persen tersebut. Jika berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat memperoleh 2.364.577 atau 42,99%. Sementara Anies-Sandi memperoleh 2.197.333 suara atau 39.95%. Jika logika yang digunakan Anies adalah gabungan suara di luar Ahok, maka diperoleh angka 57 persen. Namun jika logika tersebut dipakai untuk peroleh suara Anies, maka ada lebih dari 60%, warga DKI tak menginginkan Anies menjadi gubernur DKI. Anies mencoba memainkan opini dengan logikanya sendiri.

Di situ Anies menunjukkan ambisinya duduk di kursi gubernur DKI. Dia menceritakan saat pertama kali dipanggil Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan petinggi Partai PKS untuk diminta menjadi gubernur, bukan sekadar calon.

"Saat itu saya dipanggil untuk menjadi gubernur bukan hanya calon gubernur. Pertama kali saya diminta untuk bertugas, saya tahu ini bukan hal kecil, ini adalah amanah besar buat saya," papar Anies.

Komentar Anies terakhir adalah menyebut hasil survei itu harus diamankan dan ditingkatkan.

"Kami harus meningkatkan tetapi juga harus mengamankan karena kita punya survei internal yang kami pantau terus. Jadi hasil kemarin pun, kira-kira tujuh hari sebelumnya sudah kita dapat, proyeksi kira kira begitu. Tapi kemudian ada yang melejit lebih tinggi, di sini harus kita pantau lebih jauh," ujar Anies di RW 05 Kelurahan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (7/3/2017).

Anies kemudian berkata tim merasa unggul untuk saat ini, berpatok pada hasil survei belakangan. Namun dia berkata harus tetap menjaga proses agar tidak ada kecurangan.

"Ya (merasa unggul). Tapi kami tetap menjaga, tiga aja, prosesnya jujur, pemerintah adil atau tidak berpihak, aparat penegak hukum tidak berpihak dan yang ketiga demokratis," katanya.
Unggul di 2 Hasil Survei, Anies Semakin Jumawa, Yakin Menang Unggul di 2 Hasil Survei, Anies Semakin Jumawa, Yakin Menang Reviewed by Amborsius Ambarita on 3/07/2017 11:31:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.