Kubu Anies-Sandi Klaim Didukung Umat Nasrani dan Pendeta se-DKI

Pendeta se-DKI disebut akan deklarasi dukungan ke Anies-Sandi
Pendeta se-DKI disebut akan deklarasi dukungan ke Anies-Sandi. (Okezone)
Beritakepo.com. Pasangan calon nomor urut 3 di Pilgub DKI 2017, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno belakangan memang gencar menyuarakan pentingnya menjaga kebhinekaan dan persatuan di Indonesia khususnya di Jakarta. Hal ini tak lepas, karena tindak tanduk Anies-Sandi untuk menaikkan elektablitasnya diduga dengan cara memainkan isu SARA. Berbagai cara disebut dilakukan tim sukses mereka, mulai dari kedekatan mereka dengan tokoh dan ormas radikal, politisasi masjid, ayat, mayat dan ada keterkaitan dengan demo 313 yang bertujuan menurunkan elektabalitas lawan mereka, Ahok-Djarot.

Sebagai contoh, dalam pidato kebangsaan di Hotel Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (3/4/2017), Anies berbicara soal pentingnya persatuan dalam kebhinekaan.

"Kebinekaan itu fakta, karena itu tidak usah diperjuangkan. Ada yang mengatakan memperjuangkan kemerdekaan, kemerdekaan itu fakta, fakta itu diterima, bukan diperjuangkan. Yang harus diperjuangkan bukan kebinekaan, (tapi) persatuan di dalam kebinekaan, itu yang harus diperjuangkan," ucap Anies.


Anies-Sandi pun berusaha mengubah citranya dengan menyatakan merangkul semua golongan termasuk kaum minoritas dalam segi agama dan ras. "Sekali lagi saya tekankan saya ingin menjadi gubernur bagi semua bukan gubernur sebagian orang. Maka dari itu kami akan merangkul semuanya dan berkosentrasi membangun suasana persatuan di Jakarta," ujar Anies di Pasar Muara Karang, Pluit, Jakarta Utara, Minggu (2/4/2017).

Cara terakhir yang mereka lakukan adalah melalui keterlibatan Ketum Perindo, Hary Tanoesoedibjo yang ikut berada di balik deklarasi dukungan pendeta dan umat kristiani yang mereka klaim se-DKI Jakarta, yang rencananya akan digelar pada 11 April 2017 dan dihadiri Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto serta Anies-Sandi.

Situs Okezone, milik Hary Tanoe, memberitakan hal itu dan melakukan wawancara dengan Wakil Ketua Barisan Anak Surga (BAS) ministri DKI Jakarta Rita Tiara Panggabean di MNC Media, Jakarta, Senin (3/4/2017). BAS sendiri disebut organisasi kristiani di bawah partai Gerindra.

Tiara menjelaskan, alasan utamanya memutuskan untuk mendukung Anies-Sandi adalah karakter kasih yang dimiliki keduanya. Sehinyya meyakini kalau Anies-Sandi memiliki komitmen untuk memenuhi hak-hak kaum minoritas.

"Yang saya nilai adalah ketika ada yang bilang mayoritas dan minoritas. Dia (Anies) bilang itu bukan minoritas Kristiani, Buddha, bukan minoritas, tetapi golongan Muslim, golongan Kristen. Karena kalau minoritas enggak punya hak enggak punya suara, tetapi bicara golongan, kita mempunyai kesetaraan hak," ujarnya.

"Kita akan mengadakan deklarasi tanggal 11, deklarasi para hamba-hamba Tuhan bersama Ketum Gerindra Pak Prabowo dan Anies-Sandi, dukungan dari para kaum nasrani, se-DKI, pendeta dan jemaat," kata Tiara.

Tiara mengaku telah bertemu dan berdialog langsung dengan Anies mengenai visi-misinya untuk merangkul semua golongan dan tidak mengistimewakan salah satu saja.

"Kalau ada orang yang mau berjuang untuk hak-hak nasrani, walaupun dia bukan dari agama kami, kebetulan beliau muslim, kenapa tidak kita dukung," pungkas Tiara.
Kubu Anies-Sandi Klaim Didukung Umat Nasrani dan Pendeta se-DKI Kubu Anies-Sandi Klaim Didukung Umat Nasrani dan Pendeta se-DKI Reviewed by Amborsius Ambarita on 4/03/2017 11:13:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.